Penyanyi Mike Mohede Meninggal, Kemungkinan Karena Serangan Jantung Mendadak

DokterSehat.Com – Dunia seni tanah air kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Penyanyi pop yang terkenal akan suara lembutnya, Mike Mohede, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (31/7/2016) di kediamannya di Jakarta. Kabar ini tentu mengejutkan mengingat Mike masih berusia sangat muda, yakni 32 tahun. Bahkan, penyanyi bernama lengkap Michael Prabawa Mohede ini dikabarkan meninggal saat tidur siang, yang kemudian dikonfirmasi oleh dokter bahwa kemungkinan besar Mike terkena serangan jantung mendadak.

doktersehat-mike-mohede-serangan-jantung-meninggal

Dokter yang merawat di Rumah Sakit Premier Bintaro, Jakarta Selatan, menyebutkan jika rekam medis Mike tertulis pada pukul 18.02 WIB, namun, dokter menyebutkan jika 30 menit sebelum sampai di rumah sakit, Mike sudah menghembuskan nafasnya yang terakhir. Serangan jantung mendadak yang memiliki nama lain sudden cardiac death atau SCD memang dikenal luas sangat mematikan dan banyak menyerang mereka yang masih berusia muda. Penyebab dari serangan jantung mendadak sendiri sangatlah banyak, namun, kerap kali pemicunya adalah kelainan jantung.

Keluarga Mike pun berkata jika selama ini Mike tidak ada keluhan sama sekali mengenai kondisi kesehatannya sehingga kematiannya pun mengejutkan banyak pihak. Namun, pakar kesehatan menyebutkan jika ada kemungkinan Mike mengalami masalah pada jantung layaknya hypertrophic cardiomyopathy (HCM), kelainan pada arteri koroner, hingga Sindrom long QT. Penderita HCM biasanya akan mengalami penebalan yang tidak normal pata otot jantung yang membuat jantung kesulitan memompa darah, sementara itu, kelainan pada arteri koroner biasanya terjadi karena faktor bawaan dan meimcu gangguan aliran darah menuju jantung. Sedangkan sindrom Long QT terjadi karena peradangan pada jantung yang membuat gangguan irama jantung.

Untuk mencegah serangan jantung mendadak, mau tidak mau kita harus menerapkan gaya hidup yang sehat. Selain itu, kita juga bisa mengetahui adanya tanda-tanda dari serangan jantung sebulan sebelum hal ini terjadi. Sebagai contoh, kita akan lebih mudah mengalami kelelahan karena jantung bekerja lebih keras dalam memompa darah melalui arteri yang semakin menyempit. Selain itu, pasokan darah yang menurun juga bisa membuat kita kekurangan pasokan oksigen yang memicu masalah sesak nafas.

Baca Juga:  Cara Jitu Redakan Nyeri Usai Melahirkan

Tanda-tanda lain darai serangan jantung adalah otot-otot kita akan menjadi semakin lemah karena sirkulasi darah semakin tidak lancar. Otak juga akan semakin kekurangan aliran darah dan oksigen sehingga akan mudah mengalami sakit kepala. Selain itu, area dada akan semakin tidak nyaman dan disertai dengan keringat dingin. Jika anda mengalami tanda-tanda ini, segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat agar bisa mencegah serangan jantung.

Photo Source: The Jakarta Post