Penyakit yang Bisa Dideteksi Lewat Bentuk Tubuh

DokterSehat.Com – Masih banyak orang yakin kondisi tubuhnya sehat karena melihat tak adanya gangguan ataupun gejala berarti pada anggota badannya. Tapi tahukah anda, kondisi dan bentuk anggota tubuh secara tak langsung dapat memberi gambaran kesehatannya?



Para ilmuwanUniversitas California percaya, perubahan sekecil apapun dari tubuh menunjukkan derajat kesehatan seseorang. Kuku yang tumbuh sangat lambat, misalnya hanya 1 sentimeter per tahun, memuat informasi penting adanya paparan asap rokok dalam jangka panjang.

Berikut ini 6 bentuk bagian tubuh yang bisa menjelaskan kondisi kesehatan Anda :

  • Panjang Jari
    TelunjukJika wanita memliki jari telunjuk lebih pendek daripada jari manis, kemungkinan dua kali lebih besar untuk menderita osteoartritis. Hal ini berdasarkan pada studi yang diterbitkan dalam jurnal Arthritis dan Rematik pada tahun 2008. Osteoartritis pada lutut biasanya banyak dialami pada pria dan wanita dengan jari manis lebih panjang, tapi efeknya sangat rentan pada wanita. Namun, jika jari telunjuk lebih panjang dari jari manis, wanita berisiko terkena kanker payudara.Bagi wanita yang mempunyai jari telunjuk lebih pendek, sebaiknya banyak berolahraga, terutama melatih lutut. Lakukan senam lutut atau membuat gerakan yang memfokuskan pada bagian kaki. Sebaliknya, wanita dengan jari telunjuk panjang, dapat mengurangi kebiasaan pola hidup buruk (merokok, mengurangi makanan cepat saji, dan sebagainya) yang bisa menyebabkan kanker payudara.
  • Panjang KakiBeruntung bagi wanita yang mempunyai kaki lebih panjang. Selain menunjang penampilan, wanita berkaki panjang juga tidak rentan terhadap penyakit, seperti jantung atau liver. Di sisi lain, wanita yang mempunyai kaki pendek lebih berisiko terkena penyakit tersebut.
  • Lengan Panjang
    Jika jarak lengan Anda kurang 60 inchi dari jari, Anda rentan terkena penyakit Alzheimer. PenyakitAlzheimer merupakan gangguan otak yang bersifat progresif, seperti kehilangan daya ingat bahkan bisa menjadi demensia total (hilangnya daya ingat dan kemampuan kognitif) yang bisa berujung pada kematian. Penyakit ini biasanya terjadi pada saat lansia.Untuk mencegah penyakit tersebut, bisa dengan mengonsumsi minyak ikan, berolahraga rutin, menari, bermain catur, atau aktivitas lainnya yang dapat merangsang otak lebih banyak bekerja.
  • Betis Kecil
    Betis yang kecil (kurang dari 13 ichi) mudah terserang penyakit stroke. Banyak mengonsumsi teh hijau untuk menjaga lemak yang terdapat dalam betis.
  • Telinga Berkerut
    Jika terdapat beberapa garis kerut di telinga Anda, waspadailah. Karena hal ini menunjukan bahwa Anda rentan terhadap serangan jantung. Jadi, periksa kesehatan jantung secara rutin dan menjaga diet yang sehat.
  • Indera Penciuman
    Apakah Anda susah menebak makanan apa yang tersaji dari aromanya? Jika iya, berarti Anda mengalami masalah indera penciuman. Jangan diamkan hal ini terus-menerus karena bisa jadi merupakan gejala Parkinson. Penyakit Parkinson disebabkan karena adanya gangguan pada sistem saraf pusat otak manusia sehingga mengalami kemunduran. Parkinson menyerang sekitar 1 di antara 250 orang yang berusia di atas 40 tahun dan sekitar 1 dari 100 orang yang berusia di atas 65 tahun.