Penyakit Tak Mudah Datang Jika Kita Rutin Melakukan Pengecekan Kesehatan

DokterSehat.Com– Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Kementerian Kesehatan RI ingin mewujudkan masyarakat yang memiliki jiwa dan raga yang sehat serta terbebas dari berbagai macam penyakit. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mendukung gerakan ini adalah dengan melakukan pengecekan kesehatan secara rutin, sesuatu yang cenderung masih disepelekan oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia.

doktersehat-konsultasi-sinus

Kebanyakan orang masih berpikir jika asalkan tubuh mereka berada dalam kondisi yang sehat, maka mereka tidak perlu melakukan cek kesehatan. Padahal, cek kesehatan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi kelainan yang ada pada tubuh sejak awal sehingga kita pun bisa melakukan pencegahan atau pengobatan sejak dini.

Pakar kesehatan dr. Ari Fahrial Syam yang berasal dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menyebutkan bahwa tidak ada penyakit yang tiba-tiba saja muncul. Setiap penyakit akan menunjukkan gejala atau tanda-tanda awal yang bisa diketahui jika kita melakukan cek kesehatan secara rutin. Jika kita tidak melakukannya, bisa jadi sudah ada penyakit yang berkembang dalam tubuh dan sulit untuk disembuhkan.

Dr. Ari sangatlah menyarankan setiap orang untuk melakukan cek kesehatan secara rutin, khususnya bagi mereka yang sudah berusia lebih dari 40 tahun agar bisa mendeteksi penyakit seperti diabetes, kadar kolesterol dan trigliserida tinggi, asam urat, hipertensi, gangguan jantung, dan penyakit lainnya. Berikut adalah beberapa jenis pengecekan kesehatan yang sebaiknya rutin untuk kita lakukan.

Pemeriksaan gigi
Meskipun gigi dan rongga mulut kita masih dalam kondisi sehat, ada baiknya kita melakukan pemeriksaan gigi sekali setiap 6 bulan demi mencegah perkembangan penyakit gigi atau gusi. Jika perlu, kita juga bisa melakukan pembersihan karang gigi atau scaling gigi.

Pemeriksaan mata
Pemeriksaan mata sebaiknya kita lakukan sekali dalam 3 atau 5 tahun saat masih belum berusia 40 tahun. Jika usia kita sudah melebihi 40 tahun, pemeriksaan mata bisa dilakukan setiap 2 tahun. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan mata yang mengalami penurunan penglihatan dengan signifikan setelah usia tersebut.

Pemeriksaan fisik secara keseluruhan, termasuk darah dan kolesterol
Pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan bisa dilakukan sekali dalam setahun untuk mendeteksi adanya penyakit atau kelainan tertentu pada tubuh. Biasanya, pemeriksaan ini juga disertai dengan tes darah yang mencakup tekanan darah, gula darah, atau bahkan kolesterol.

Sebagaimana kita ketahui, tekanan darah dan kadar kolesterol yang tinggi bisa meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Sementara itu, kadar gula darah yang tidak normal bisa memicu datangnya diabetes.

Pemeriksaan ke dokter kandungan
Kebanyakan wanita hanya berpikir jika pemeriksaan ke dokter kandungan hanya diperlukan saat hamil saja. Padahal, kita juga perlu memeriksakan diri ke dokter kandungan saat tidak hamil untuk melakukan pap smear atau pemeriksaan lainnya demi mencegah datangnya kanker serviks, salah satu penyakit yang paling mematikan bagi wanita.

Melihat betapa pentingnya pengecekan kesehatan secara rutin demi mencegah datangnya penyakit, ada baiknya kita tetap melakukannya meskipun badan berada dalam kondisi yang sehat.

cek kesehatn rutin kemenkes