Penyakit Radang Usus

DokterSehat.Com – Radang usus adalah kondisi yang menyebabkan usus mengalami inflamasi atau peradangan. Radang usus sendiri terbagi menjadi dua, yaitu kolitis ulseratif dan penyakit Crohn. Kedua kondisi ini diakibatkan oleh peradangan kronis pada bagian gastrointestinal (sistem pencernaan). Kondisi ini muncul karena reaksi keliru dari sistem kekebalan tubuh terhadap jaringan pencernaan yang normal dan sehat.



Kolitis ulseratif adalah peradangan kronis yang terbatas pada usus besar atau kolon saja. Sedangkan penyakit Crohn sendiri adalah peradangan yang bisa terjadi di seluruh sistem pencernaan, mulai dari mulut hingga ke anus.

Terdapat dua kondisi lain yang terkait dengan radang usus, yaitu kolitis collagenous dan kolitis limfosistik. Kedua kondisi ini lebih dikenal dengan istilah kolitis mikroskopik. Keduanya adalah jenis radang usus yang cukup langka.

Gejala

Radang usus menyebabkan rasa nyeri yang menyiksa dimulai dari sekitar pusar kemudian ke perut kanan bagian bawah yang perlahan-lahan akan semakin menyakitkan. Faktor penyebab terjadinya penyakit radang usus belum diketahui secara pasti. Namun, diduga kuat penyakit ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti infeksi, alergi, makanan, adanya polip, gangguan sistem kekebalan tubuh maupun faktor keturunan. Sedangkan untuk gejala radang usus yang perlu anda ketahui adalah sebagai berikut :

  • Demam tinggi dan badan menggigil
  • Diare hebat
  • Pada saat buang air besar perut terasa perih
  • Terdapat benjolan pada perut
  • Anemia
  • Mual-mual
  • Nafsu makan berkurang
  • Berat badan menurun

Apabila radang usus sudah kronis, gejala yang ditimbulkan akan seperti sakit maag dan terjadi pada daerah sekitar pusar. Selain itu, gejala yang sangat menyiksa adalah terjadinya pendarahan saat buang air besar. Feses yang keluar selain terdapat bercak darah juga tampak encer dan berlendir. Biasanya gejala tersebut disertai dengan kelelahan fisik dan kekurangan cairan karena seringnya buang air besar, yaitu terjadi sekitar 15-20 kali sehari. Apabila anda mengalami gejala radang usus seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan pengobatan radang usus yang tepat. Apabila radang usus sudah parah bisa menyebabkan terjadinya komplikasi serius, seperti usus buntu pecah maupun abses usus.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Penyakit Gondongan Dileher

Pengobatan

Hingga kini, tidak ada obat yang bisa menyembuhkan radang usus. Pengobatan dan penanganan yang dilakukan hanya untuk meredakan gejala yang muncul atau untuk mencegah kambuhnya gejala. Untuk gejala ringan, mungkin tidak diperlukan pengobatan. Biasanya, gejala ringan akan menghilang dalam beberapa hari.

Selain meredakan gejala yang muncul, pengobatan juga dilakukan untuk mengurangi risiko komplikasi yang mungkin terjadi. Penanganan yang dilakukan bisa berbentuk obat-obatan, terapi, maupun operasi.

Obat-obatan yang akan diberikan untuk mengatasi radang usus adalah :

  • Obat anti inflamasi non-steroid (OAINS)
    Obat ini biasanya akan diberikan pertama kali untuk mengatasi radang usus. Obat ini berfungsi mengurangi inflamasi yang terjadi. Obat yang biasanya digunakan adalah aminosalicylate dan kortikosteroid.
  • Obat imunosupresan
    Obat ini berfungsi untuk menghalangi aktivitas sistem kekebalan tubuh yang merusak atau membahayakan. Obat ini akan mengurangi inflamasi yang terjadi. Beberapa contoh obat imunosupresan adalah azathioprine, cyclosporine, dan infliximab. Bagi beberapa orang, kombinasi beberapa obat berfungsi lebih baik daripada hanya mengonsumsi satu jenis obat saja.
  • Antibiotik
    Obat ini bisa diberikan sebagai tambahan dari obat-obatan lainnya, terutama apabila terjadi infeksi. Penderita kolitis ulseratif mengonsumsi antibiotik untuk mengendalikan infeksi yang terjadi. Contoh obat antibiotik yang umumnya digunakan adalah metronidazole dan ciprofloxacin.
  • Obat-obatan lain
    Terdapat obat-obatan lain untuk mengatasi gejala yang muncul akibat radang usus selain terjadinya inflamasi. Tanyakan pada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat bebas yang bisa dibeli di apotek. Obat anti-diare, pereda rasa sakit, suplemen zat besi, suplemen vitamin, dan kalsium mungkin akan diberikan tergantung kondisi dan gejala yang muncul.

Jika penanganan yang dilakukan untuk meringankan gejala radang usus tidak bisa membantu, prosedur operasi mungkin perlu dilakukan. Penderita kolitis ulseratif dengan gejala yang cukup parah biasanya tidak akan merespons penanganan dengan obat-obatan. Operasi dilakukan untuk mengangkat bagian dari usus besar yang mengalami peradangan parah.

Pada penderita penyakit Crohn, operasi dilakukan untuk mengangkat bagian yang sudah rusak dan menyambungkan kembali saluran pencernaan yang masih sehat. Setelah operasi, konsumsi obat-obatan perlu dilanjutkan untuk mencegahnya kambuh lagi.