Penyakit Peyronie – Pengertian dan Gejala

Penyakit Varikokel adalah Momok untuk Pria

DokterSehat.Com– Penyakit Peyronie atau penis bengkok adalah kondisi dimana terdapat jaringan parut di dalam penis, hal ini menyebabkan penis menjadi bengkok ketika ereksi. Kondisi ini menyebabkan penis terasa sakit saat ereksi.

Gejala Peyronie berkisar dari ereksi ringan hingga parah dan sulit atau tidak mampu untuk melakukan hubungan seksual. Penyakit ini bisa berkembang dengan cepat atau lambat; Penyebabnya adalah pembentukan plak yang menurut para peneliti terjadi setelah trauma penis, peradangan kronis atau karena penyakit autoimun – kondisi ketika kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh kita sendiri.

Penyakit Peyronie dievaluasi dengan pemeriksaan fisik plak teraba di penis, dengan pemeriksaan ereksi dan pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Pengobatan penyakit ini bersifat empiris; terkadang gejala penyakit akan berkurang secara spontan namun kebanyakan perawatan medis belum terbukti efektif meski penelitian sedang berlangsung. Perawatan bedah (pengangkatan plak, aplikasi, atau implantasi perangkat) telah berhasil tetapi mungkin melibatkan komplikasi lainnya. Pakar medis menyarankan menunggu satu tahun atau lebih sebelum menjalani operasi.

Penyakit Peyronie ditandai oleh plak, atau benjolan keras, yang terbentuk di dalam penis. Plak, plat datar jaringan parut berkembang di sisi atas atau bawah penis di dalam selaput tebal yang disebut tunika albuginea, yang menyelimuti jaringan erektil. Plak dimulai karena adanya peradangan lokal dan berkembang menjadi bekas luka yang mengeras. Plak ini tidak memiliki hubungan dengan plak yang bisa berkembang di pembuluh darah arteri.

Gejala Penyakit Peyronie

Kasus penyakit Peyronie berkisar dari ringan hingga berat. Gejalanya bisa berkembang perlahan atau muncul dalam semalam. Pada kasus yang parah, plak yang mengeras mengurangi kelenturan, menyebabkan rasa sakit dan memaksa penis untuk menekuk atau melengkung saat ereksi. Dalam banyak kasus, rasa sakit berkurang seiring berjalannya waktu, tapi lengkungan di penis mungkin tetap menjadi masalah, membuat hubungan seksual menjadi sulit. Masalah seksual yang diakibatkannya bisa mengganggu hubungan fisik dan emosional pasangan dan bisa menurunkan harga diri seorang pria. Dalam persentase kecil, pria dengan bentuk penyakit yang lebih ringan dapat mengalami pembengkakan tanpa menyebabkan rasa sakit atau pembengkokan permanen yang signifikan.

Plak itu sendiri jinak, atau bukan merupakan sel ganas. Plak yang mengeras itu bukanlah tumor. Penyakit Peyronie tidak menular dan tidak diketahui apabila memang disebabkan oleh penyakit yang menular.

Penyakit Peyronie – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4