Penyakit Parkinson – Pengertian dan Parkinsonisme

Penyakit parkinson adalah penyakit degeneratif (kemunduran) saraf pusat terutama otak sehingga terjadi ketidakseimbangan neurotransmiter di otak dan seseorang akan terkena tremor atau kekakuan dalam pergerakan tubuh, dan penyakit ini bersifat progresif, yang artinya semakin memburuk dari waktu ke waktu.

doktersehat-otak-xray-mri-infeksi-parkinson

Penyakit Parkinson mempengaruhi cara Anda bergerak. Hal ini terjadi ketika ada masalah dengan sel-sel saraf tertentu dalam otak. Biasanya, sel-sel saraf ini membuat bahan kimia penting yang disebut dopamin. Dopamin mengirimkan sinyal ke bagian otak Anda yang mengontrol gerakan. Ini memungkinkan otot-otot Anda bergerak dengan lancar dan melakukan apa yang Anda ingin mereka lakukan. Bila Anda memiliki Parkinson, sel-sel saraf ini rusak. Maka Anda tidak lagi memiliki cukup dopamin, dan Anda mengalami kesulitan bergerak seperti yang Anda inginkan.

Parkinson adalah progresif, yang berarti semakin buruk dari waktu ke waktu. Tapi biasanya ini terjadi perlahan-lahan, selama bertahun-tahun. Dan ada perawatan yang baik yang dapat membantu Anda menjalani kehidupan yang penuh.

Tidak ada yang tahu pasti apa yang membuat sel-sel saraf ini rusak. Tetapi para ilmuwan melakukan banyak penelitian untuk mencari jawabannya. Para ilmuwan mencari banyak kemungkinan penyebab, termasuk penuaan dan racun di lingkungan. Gen abnormal tampaknya menyebabkan penyakit Parkinson pada beberapa orang. Namun sejauh ini, tidak ada bukti yang cukup untuk menunjukkan bahwa penyakit ini diwariskan secara genetik.

Penyakit Parkinson adalah suatu bentuk parkinsonisme. Parkisonisme adalah istilah yang lebih umum digunakan untuk merujuk ke kumpulan dari gejala yang umumnya terkait dengan penyakit Parkinson tapi kadang-kadang berasal dari penyebab lain. Perbedaan ini penting karena beberapa penyebab lainnya dapat diobati, sementara penyebab yang lain tidak merespon pengobatan. Penyebab lain parkinsonisme meliputi:

  • Efek samping obat-obatan tertentu yang diminum dalam jangka waktu yang panjang
  • Penggunaan obat-obatan terlarang
  • Paparan racun lingkungan
  • Stroke (serangan stroke)
  • Gangguan tiroid dan paratiroid
  • Trauma kepala berulang (misalnya, trauma terkait dengan tinju dan beberapa gegar otak)
  • Tumor otak
  • Kelebihan cairan di sekitar otak (yang disebut hidrosefalus)
  • Radang otak (ensefalitis) yang dihasilkan dari infeksi
Baca Juga:  Panu - Penyebab, Tanda, dan Gejala

Parkinson juga dapat hadir pada orang dengan kondisi neurologis lainnya, termasuk Alzheimer, penyakit Lewy body, penyakit Creutzfeldt-Jakob, penyakit Wilson, dan penyakit Huntington.