
DokterSehat.com telah dipercaya lebih dari 6 tahun sebagai Informasi Kesehatan, tips kesehatan
dan konsultasi online segala macam jenis penyakit, kanker, seksualitas dan kesehatan keluarga.
Penyakit Meningitis
DokterSehat.com – Meningitis adalah peradangan yang terjadi pada meninges, yaitu membrane atau selaput yang melapisi otak dan syaraf tunjang. Meningitis dapat disebabkan berbagai organisme seperti virus, bakteri ataupun jamur yang menyebar masuk kedalam darah dan berpindah kedalam cairan otak.
Pasien yang diduga mengalami Meningitis haruslah dilakukan suatu pemeriksaan yang akurat, baik itu disebabkan virus, bakteri ataupun jamur. Hal ini diperlukan untuk spesifikasi pengobatannya, karena masing-masing akan mendapatkan therapy sesuai penyebabnya.
Penyebab Penyakit Meningitis
Meningitis yang disebabkan oleh virus umumnya tidak berbahaya, akan pulih tanpa pengobatan dan perawatan yang spesifik. Namun Meningitis disebabkan oleh bakteri bisa mengakibatkan kondisi serius, misalnya kerusakan otak, hilangnya pendengaran, kurangnya kemampuan belajar, bahkan bisa menyebabkan kematian. Sedangkan Meningitis disebabkan oleh jamur sangat jarang, jenis ini umumnya diderita orang yang mengalami kerusakan immun (daya tahan tubuh) seperti pada penderita AIDS.
Bakteri yang dapat mengakibatkan serangan meningitis diantaranya :
1. Streptococcus pneumoniae (pneumococcus).
Bakteri ini yang paling umum menyebabkan meningitis pada bayi ataupun anak-anak. Jenis bakteri ini juga yang bisa menyebabkan infeksi pneumonia, telinga dan rongga hidung (sinus).
2. Neisseria meningitidis (meningococcus).
Bakteri ini merupakan penyebab kedua terbanyak setelah Streptococcus pneumoniae, Meningitis terjadi akibat adanya infeksi pada saluran nafas bagian atas yang kemudian bakterinya masuk kedalam peredaran darah.
3. Haemophilus influenzae (haemophilus).
Haemophilus influenzae type b (Hib) adalah jenis bakteri yang juga dapat menyebabkan meningitis. Jenis virus ini sebagai penyebabnya infeksi pernafasan bagian atas, telinga bagian dalam dan sinusitis. Pemberian vaksin (Hib vaccine) telah membuktikan terjadinya angka penurunan pada kasus meningitis yang disebabkan bakteri jenis ini.
4. Listeria monocytogenes (listeria).
Ini merupakan salah satu jenis bakteri yang juga bisa menyebabkan meningitis. Bakteri ini dapat ditemukan dibanyak tempat, dalam debu dan dalam makanan yang terkontaminasi. Makanan ini biasanya yang berjenis keju, hot dog dan daging sandwich yang mana bakteri ini berasal dari hewan lokal (peliharaan).
5. Bakteri lainnya yang juga dapat menyebabkan meningitis adalah Staphylococcus aureus dan Mycobacterium tuberculosis.
Tanda dan Gejala Penyakit Meningitis
Gejala yang khas dan umum ditampakkan oleh penderita meningitis diatas umur 2 tahun adalah demam, sakit kepala dan kekakuan otot leher yang berlangsung berjam-jam atau dirasakan sampai 2 hari. Tanda dan gejala lainnya adalah photophobia (takut/menghindari sorotan cahaya terang), phonophobia (takut/terganggu dengan suara yang keras), mual, muntah, sering tampak kebingungan, kesusahan untuk bangun dari tidur, bahkan tak sadarkan diri.
Pada bayi gejala dan tanda penyakit meningitis mungkin sangatlah sulit diketahui, namun umumnya bayi akan tampak lemah dan pendiam (tidak aktif), gemetaran, muntah dan enggan menyusui.
Penanganan dan Pengobatan Penyakit Meningitis
Apabila ada tanda-tanda dan gejala seperti di atas, maka secepatnya penderita dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan pelayan kesehatan yang intensif. Pemeriksaan fisik, pemeriksaan labratorium yang meliputi test darah (elektrolite, fungsi hati dan ginjal, serta darah lengkap), dan pemeriksaan X-ray (rontgen) paru akan membantu tim dokter dalam mendiagnosa penyakit. Sedangkan pemeriksaan yang sangat penting apabila penderita telah diduga meningitis adalah pemeriksaan Lumbar puncture (pemeriksaan cairan selaput otak).
Jika berdasarkan pemeriksaan penderita didiagnosa sebagai meningitis, maka pemberian antibiotik secara Infus (intravenous) adalah langkah yang baik untuk menjamin kesembuhan serta mengurang atau menghindari resiko komplikasi. Antibiotik yang diberikan kepada penderita tergantung dari jenis bakteri yang ditemukan.
Adapun beberapa antibiotik yang sering diresepkan oleh dokter pada kasus meningitis yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae dan Neisseria meningitidis antara lain Cephalosporin (ceftriaxone atau cefotaxime). Sedangkan meningitis yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes akan diberikan Ampicillin, Vancomycin dan Carbapenem (meropenem), Chloramphenicol atau Ceftriaxone.
Treatment atau therapy lainnya adalah yang mengarah kepada gejala yang timbul, misalnya sakit kepala dan demam (paracetamol), shock dan kejang (diazepam) dan lain sebagainya.
Pencegahan Tertularnya Penyakit Meningitis
Meningitis yang disebabkan oleh virus dapat ditularkan melalui batuk, bersin, ciuman, sharing makan 1 sendok, pemakaian sikat gigi bersama dan merokok bergantian dalam satu batangnya. Maka bagi anda yang mengetahui rekan atau disekeliling ada yang mengalami meningitis jenis ini haruslah berhati-hati. Mancuci tangan yang bersih sebelum makan dan setelah ketoilet umum, memegang hewan peliharaan. Menjaga stamina (daya tahan) tubuh dengan makan bergizi dan berolahraga yang teratur adalah sangat baik menghindari berbagai macam penyakit.
Pemberian Imunisasi vaksin (vaccine) Meningitis merupakan tindakan yang tepat terutama didaerah yang diketahui rentan terkena wabah meningitis, adapun vaccine yang telah dikenal sebagai pencegahan terhadap meningitis diantaranya adalah ;
- Haemophilus influenzae type b (Hib)
- Pneumococcal conjugate vaccine (PCV7)
- Pneumococcal polysaccharide vaccine (PPV)
- Meningococcal conjugate vaccine (MCV4)
Sumber : infopenyakit.com
Penyakit Meningitis,
Hidden due to low comment rating. Click here to see.
Komentar Tidak Berguna. Setuju atau Tidak Setuju:
2
7
Saya pernah membaca salah satu vaksin untuk mencegah radang otak adalah vaksin MRI ( kalo ga salah ingat namanya ) tapi vaksin tersebut diduga sebagai penyebab anak menjadi autis. Bagaimana ini ?
Komentar Yang Sangat Menarik!
10
8
@Maria
Mungkin yg dimaksud adalah vaksin MMR (Mumps, Measles, Rubella). Banyak pro dan kontra ttg vaksin ini memicu tjdnya autis, ttp bnyk penelitian yg gagal menyatakan vaksin tsb menyebabkan autis.
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
untuk vaksin yang umum digunakan yang mana?
kamudian apakah hanya cukup dengan 1 vaksin saja?
#mohon bimbingannya
terima kasih
Setuju atau Tidak Setuju:
5
1
Selamat siang,
Pada dasarnya vaksin-vaksin yang disebutkan pada artikel di atas tidak terdapat pada program imunisasi dasar yang wajib diberikan pada anak. Pertimbangan diberikannya vaksin tersebut untuk mencegah terjadinya meningitis lebih bergantung kepada angka kejadian meningitis di suatu daerah. Contoh angka kejadian meningitis pada daerah A sangat banyak karena streptococus pneumoniae maka vaksin pilihan adalah ppv/ PCV 7.
Hal ini menyebabkan perbedaan antara negara (daerah) mengenai vaksin yang harus diberikan untuk mencegah meningitis tersebut.
Oleh karena itu, apabila ingin melakukan vaksin ini sangat disarankan untuk mengkonsultasikan diri ke dokter terdekat.
Semoga bermanfaat
Terima kasih
Setuju atau Tidak Setuju:
1
0
apakah ada kaitan antara orang yang memiliki kelainan autoimun dengan sinusitis dan meningitis??
Setuju atau Tidak Setuju:
3
1
Selamat siang,
Penyakit karena kelainan autoimun tidak menjadi penyebab langsung dari terjadinya penyakit sinusitis maupun meningitis. Hubungan yang mungkin terdapat adalah pada penyakit imun defisiensi (AIDS) yang menyebabkan sistem pertahan tubuh kita menurun dan mempermudah terjadinya infeksi. Bila terdapat penyakit seperti itu, maka penyakit infeksi seperti meningitis,dll akan jauh lebih mudah diderita orang tersebut.
Semoga bermanfaat
Terima kasih
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
trims ..tulisannya sangat bermanfaat
Setuju atau Tidak Setuju:
2
0
Terima kasih kembali
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
tenang aja wahai temanku semua masalah ada jalan keluarnya begitupun penyakit ini insyaallah ada obatnya,minum aja propolis tapi ini bukan sembarang propolis,produk ini anti virus,anti jamur,anti bakteri 100% herbal untuk penyakit luar dan dalam dari ujung rambut sampai ujung kaki,untuk tau lebih lanjut info ini silahkan hubungi aku di no : 082133409416,semoga info ini bermanfaat
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
istilah penyakitnya susah di apal x_x
Pintu dan Jendela
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
saya mengalami gejala-gejala yg disebutkan diatas. selanjutnya, langkah apa yg saya jalankan. mohon sarannya. terima kasih.
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
Selamat siang,
Bila mengalami gejala seperti di atas apalagi sampai tidak sadarkan diri, sebaiknya Ibu segera memeriksakan diri ke dokter saraf. Untuk memastikan diagnosa meningitis diperlukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lebih lanjut (pemeriksaan darah dan pemeriksaan pungsi lumbal) sesuai indikasinya.
Semoga bermanfaat
Terima kasih
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
Sdh 3 thn saya suka tiba2 pinsan & pernah 3 kali sampai kejang. Setelah bangun dr pinsan kepala sakit luar biasa. Sdh CTSCAN tp tdk ditemukan penyakit serius,tp apa ini gejala meningitis? Trimakasih
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
Selamat pagi,
Meningitis yang merupakan penyakit infeksi selaput otak memiliki gejala yang harus ada berupa demam, nyeri kepala hebat , dan kaku kuduk (kepala sulit digerakan dan ditekuk ke arah dada). Sedangkan untuk gejala lainnya adalah mual, muntah, fotofobia (tidak nyaman melihat sinar), tidak sadar dan kejang.
Nah pada gejala yang dijabarkan di atas adakah demam tinggi? Bila tidak ada nampaknya diagnosa tidak mengarah ke arah meningitis, karena sifat dari meningitis sendiri adalah akut (nampak parah pada saat itu juga).
Untuk sakit Kakak di atas saya sangat menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis syaraf dan dilakukan pemeriksaan EEG untuk melihat keadaaan gelombang otak (atas indikasi dokter).
Semoga bermanfaat
Terima kasih
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
Salam Sejahtera,
Kejang tidak hanya terjadi pada meningitis. Epilepsy, post trauma, gangguan electrolyte, stroke, dll juga dapat menyebabkan kejang.
Pemeriksaan fisik, pemeriksaan labratorium yang meliputi test darah (elektrolite, fungsi hati dan ginjal, serta darah lengkap), dan pemeriksaan X-ray (rontgen) paru akan membantu tim dokter dalam mendiagnosa penyakit. Sedangkan pemeriksaan yang sangat penting apabila penderita telah diduga meningitis adalah pemeriksaan Lumbar puncture (pemeriksaan cairan selaput otak).
Maka sebaiknya diperiksakan kembali secara lengkap agar diketahui penyebabnya Dan dapat diterapi. Trims
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
dok . .bagaimana sih cara onani pada pria?
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0