Penyakit Mata Karena Kelainan Refleksi

DokterSehat.Com – Mata memiliki susunan saraf yang cukup rumit dan sangat sensitif khususnya untuk mengenali setiap objek benda, warna dan cahaya atau sinar yang ditangkap oleh lensa mata. Mata merupakan indera penglihatan yang sangat penting bagi kehidupan setiap makhluk dimuka bumi. Mata memiliki otot-otot penggerak bola atau lensa mata, kotak mata ( merupakan rongga tempat mata berada), kelopak mata dan bulu mata.



Sering kita jumpai di masyarakat yang mengatakan bahwa dia memakai kaca mata minus, ada yang minus 1, 2, bahkan sampai 7. Ada pula yang mengatakan kalau memakai kaca mata plus dan kacamata silinder. sebenarnya yang dipakai oleh orang tersebut itu kondisi matanya bagaimana? sampai harus memakai kacamata tersebut.

Berikut ini adalah penyakit mata yang disebabkan oleh kelainan refleksi sehingga seseorang yang mengalami hal tersebut harus memakai kacamata agar penglihatannya normal :

  • Miopia atau sering disebut dengan mata minus atau rabun jauh
    Penderita Miopia akan mengalami penglihatan buram pada saat melihat jarak jauh sedangkan untuk jarak dekat bisa melihat dengan jelas, makin dekat jarak yang bisa dilihat maka minus nya makin besar. penyebabnya fokus bayangan yang diterima oleh mata ada didepan retina mata karena lensa mata terlalu cembung. penanggulangan dari kondisi ini bisa menggunakan kacamata cekung ( kacamata minus ) sehingga bayangan benda akan teapt jatuh ke retina mata.
  • Hipermetropia atau mata plus atau rabun dekat
    Penderita Rabun dekat, tidak dapat melihat dengan jelas benda pada jarak dekat sedangkan pada jarak jauh bisa melihat dengan jelas.kelainan mata ini adalah kebalikan dari Miopia. penyebab kelainan ini adalah lensa mata terlalu cekung sehingga bayangan benda ada dibelakang retina mata. penanggulangan dari penyakit ini adalah dengan memakai kacamata plus.
  • Astigmatisme atau mata silinder
    Penyakit Mata ini disebabkan fokus benda yang dilihat terpecah menjadi 2 bayangan, mengapa demikian? karena lengkung datar kornea dan lengkung tegak kornea tidak simetris. Contoh paling sederhana pada lengkungan sendok, pada sendok lengkungan di dasar dan di pinggir tidak sama sehingga apabila menerima pantulan benda maka benda akan terlihat seperti dua. Penderita ini bisa menggunakan kacamata Silinder
  • Gabungan antara Miopia dan Hipermetropia
    Kondisi ini si penderita tidak bisa melihat dengan jelas benda pada jarak dekat dan jarak jauh, dia hanya bisa melihat benda dengan jelas pada jarak tertentu saja. Biasanya penyakit ini diderita oleh orang yang sudah lanjut usia, karena memang kondisi mata sudah mulai menurun. Penanggulangan dari penyakit ini bisa menggunakan kacamata kombinasi lensa Cekung dan cembung. Lensa cekung ada diatas untuk melihat jarak jauh dan lensa cembung ada dibawah untuk melihat jarak dekat (membaca)