Penyakit Mata Ikan Dan Pengobatannya

DokterSehat.Com – Penyakit mata ikan atau disebut dengan Verruca Plantaris, Verruca merupakan hiperplasi epidermis akibat pertumbuhan epithel yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus tipe tertentu yang termasuk golongan Papova Virus.



Orang awam menyebutnya kutil atau Warts. Verruca memiliki beberapa nama berdasarkan lokasinya yaitu Verruca Vulgaris (Common Warts)dengan predileksi khususnya di ekstremitas bagian ekstensor, Verruca Plantaris (Plantar Warts) dengan predileksi pada telapak kaki, Verruca Plana (Flat Warts) dengan predileksi pada muka dan leher, dan Condyloma Accuminata (Genital Warts).

Penyebab dari pada mata ikan adalah danya tekanan yang berlebihan dan berkesinambungan pada daerah tertentu pada kulit. Penyakit mata ikan disebabkan oleh virus human papulomavirus (HPV). Virus HPV ada dua jenis yakni HPV-1 dan HPV-2. HPV-1 menyerang pada kaki, HPC-2 menyerang pada tangan.Keadaan yang ada bisa memburuk jika penderita adalah orang yang gemuk dan menggunakan alas kaki yang sempit sehingga tekanan berlipat ganda pada telapak kaki.

kami akan memberikan informasi Cara mengobati mata ikan dan jika anda sering menggunakan sepatu yang sempit, maka tinggalkan sementara waktu. Mata ikan merupakan penebalan kulit, maka acara menanganinya pertama kali tentu saja dengan mengurangi penebalan kulit. ,Berikut penjelasannya :

• Bersihkan bagian tubuh yang terdapat mata ikan (misal telapak kaki, tangan, dan sebagainya).

• Jika Mata ikan yang menempel berukuran kecil, disarankan untuk mengambil obat merah nya secukupnya saja, kemudian dioleskan di atas mata ikan tersebut. Semakin besar mata ikan nya, semakin banyak pula yang harus dioleskan.

• Kemudian dengan menggunakan plester rol kain Hansaplast (dapat dibeli di apotik), bagian mata ikan yang telah dioleskan obat itu dibalut dengan plester tersebut.

• Diamkan selama 24 jam (seharian).

• Agar tetap steril, disarankan kaki atau tubuh anda yang terdapat mata ikan nya, jangan sampai terkena air, terutama air kotor atau lumpur.

• Setelah 24 jam, buka balutan plester tersebut, lalu basuh dengan air bersih.

Baca Juga:  Hati-Hati Mengobati Migran saat Hamil!

• Kemudian obati lagi mata ikan tersebut (ulangi langkah ke-3), lakukan hal ini berturut-turut selama 3 hari (kurang lebih nya, berdasarkan pengalaman saya).

• Setelah 3 hari, saatnya melepas plester terakhir.

• Pada hari ke-3, diusahakan anda mandi tanpa melepas plester tersebut, sehingga plester pun menjadi basah dan otomatis kulit kaki anda lebih lembek.

• Setelah selesai mandi, diusahakan anda melepas plester tersebut masih di dalam kamar mandi, karena pasti akan timbul pendarahan.

• Siapkan batu apung (yang biasa untuk menggosok telapak kaki), usahakan membeli batu apung kualitas yang baik yang tidak terlalu kasar.

• Perlahan-lahan anda gosok-gosok permukaan mata ikan yang telah berwarna merah tersebut (akibat obat cina tersebut).

• Kulit mata ikan lama-lama akan berubah menjadi putih, gosok lagi perlahan.

• Jika proses dilakukan dengan halus dan benar, mata ikan akan tercabut hingga sampai ke akar-akarnya, berwarna putih. Jika mata ikan sudah tercabut dan bersih, anda akan melihat daging anda sendiri ! dan tentu saja akan berdarah, jangan khawatir.

• Siapkan saja es atau air dingin, untuk menghentikan pendarahan.

• Tahap selanjutnya, jangan mengobati bekas lubang mata ikan tersebut dengan obat merah atau betadine. Berdasarkan pengalaman ku, saya langsung mengobati luka tersebut dengan Minyak Tawon. Tidak terasa perih.

• Untuk menjaga tetap steril, teteskan minyak tawon di kapas yang bersih, kemudian kapas tersebut ditempelkan ke luka, kemudian kapas tersebut dibalut dengan plester rol kain Hansaplast.

• Lakukan pengobatan menggunakan minyak tawon setiap 2x sehari, hingga luka menjadi sembuh.
Jangan pernah menganggap penyakit mata ikan penyakit yang biasa saja,karena penyakit mata ikan adalah penyakit bahaya dan akan bisa di operasi,tidak mau kan apabila penyakit yang kita anngap remeh ini menjadi lebih parah.

BACA JUGA : Pelukan Bagi Kesehatan Jiwa