Penyakit Kanker Penis

Dokter Sehat – Kanker penis merupakan suatu tumor ganas genital yang jarang dijumpai, akan tetapi dalam beberapa tahun ini tingkat insidennya semakin meningkat, sehingga dengan mengerti akan gejala kanker penis, dapat membantu dalam pengobatan dini kanker penis, agar perkembangan kanker tidak sampai pada stadium lanjut dan membahayakan nyawa.



Diduga penyebabnya adalah smegma (cairan berbau yang menyerupai keju, yang terdapat di bawah kulit depan glans penis). Tetapi penyebab yang pasti belum diketahui, pria tidak disunat yang tidak menjaga kebersihan daerah di bawah kulit depan glans penis dan pria yang pernah menderita herpes genitalis memiliki resiko tinggi menderita kanker penis.

Gejala kanker penis :

1.Canceration stadium awal berupa penebalan pada kepala penis atau permukaan epitel kulup, kebanyakan pasien kanker penis muncul gejala timbulnya papula, luka, kutil atau plak berbentuk kembang kol pada kepala penis, kemudian akan menjadi borok, tepiannya mengeras dan tidak rapi, ada rasa sakit tertusuk atau rasa sakit terbakar, ada sekresi nanah yang berbau busuk. Disaat kulit phimosis atau kulup tidak dapat dibalik, di seluruh kulup dapat disentuh dengan cermat, ada terasa benjolan atau nodul, bila ditekan ada rasa sakit pada bagian itu. Perubahan patologis kanker penis stadium awal banyak terlihat pada bagian belakang lingkaran setelah dikhitan.

2.Perubahan patologis kanker penis stadium awal apabila tidak diatasi dengan baik, kondisi penyakit semakin berkembang, nodul berbentuk kutil semakin membesar atau luka yang semakin meluas, semakin mendalam, timbul gejala kulup semakin menipis, bersinar (tembus pandang). Benjolan atau tepian luka mucul keluar dibagian kulup, kemudian kanker akan memecah kulup, muncul benjolan seperti kembang kol atau luka kanker, dengan disertai sekresi berbau busuk. Tumor stadium lanjut terus berkembang sehingga menyerang seluruh penis dan korpus spongiosum, distal penis dikarenakan suplai darah yang kurang sehingga menyebabkan nekrosis, mengelupas dan nyeri lokal yang tidak tertahankan. Infiltrasi pada korpus spongiosum dapat menyebabkan rasa sakit pada saat kencing, tidak lancar bahkan retensi urin atau fistula urin.

3.Pembengkakan kelenjar getah bening inguinal, dapat disebabkan oleh invasi sel kanker, juga dapat disebabkan oleh infeksi. Pasien kanker penis pada saat memeriksakan diri, umumnya telah terjadi pembengkakan kelenjar getah bening inguinal, tetapi kebanyakan merupakan akibat terjadi kanker penis bersamaan dengan infeksi lokal, hanya sejumlah kecil yang disebabkan oleh metastasis tumor.

Baca Juga:  Agar Performa Organ Vital Pria Semakin Mantap, Lakukan Hal-Hal Berikut

4.Pada saat terdapat metastase jarak jauh bisa muncul gejala yang terkait dengan bagian metastase dan seluruh badan kurus, anemia, kehilangan nafsu makan dan gejala lainnya.

Pengobatan :

Pengobatan kanker penis bervariasi, tergandung kepada lokasi dan beratnya tumor :

1. Pembedahan
Pembedahan merupakan terapi yang paling sering dilakukan untuk kanker penis pada berbagai stadium. Kanker diangkat dengan salah satu cara berikut ini :

  • Eksisi lokal luas untuk membuang kanker dan sebagian jaringan normal tubuh disekitarnya.
  • Amputasi penis, dimana sebagian atau keseluruhan penis diangkat. Tindakan ini merupakan tindakan yang paling sering dan paling efektif untuk terapi kanker penis, pada amputasi penis sebagian (penektomy parsial), sebagian dari penis diangkat melalui pembedahan. Biasanya penektomy parsial dilakukan jika tumor tebatas pada area kecil di ujung penis, pada stadium lanjut dilakukan penektomy total (keseluruhan penis diangkkat) disertai uretrostomy (pembuatan lubang uretra baru di daerah perineum). Kelenjar getah bening pada daerah selangkangan dapat ikut di ambil pada saat pemedahan.

2. Kemoterapi
Kemoterapi dilakukan dengan mengkonsumsi obat-obat yang dapat membunuh sel-sel kanker, krim Fluorouracil (salah satu obat kemoterapi yang dipakai dengan mengoleskan pada permukaan kulit penis) kadang digunakan untuk kanker penis yang hanya mengenai area sangat kecil pada penis. Obat kemoterapi juga dapat diberikan secara suntikan melalui pembuluh darah atau diminum (per oral), kemoterapi juga bisa dilakukan sebagai tambahan terapi pada pengangkatan tumor.

3. Terapi penyinaran (Terapi radiasi)
Terapi penyinaran dilakukan dengan menggunakan sinar-x atau sinar energi tinggi lainnya untuk membunuh sel-sel kanker dan mengecilkan tumor, terapi penyinaran dapat dilakukan sebagai terapi tunggal atau dilakukan setelah tindakan pembedahan. Terapi radiasi biasanya dilakukan setelah tindakan pengangkatan tumor yang terlokalisir dan belum menyebar, terapi penyinaran atau radiasi memiliki efek samping pada tubuh, antara lain berkurangnya nafsu makan, lelah, adanya reaksi kulit (seperti iritasi dan kemerahan), adanya cedera atau luka bakar pada rektum, infeksi kandung kemih (sistitis), dan hematuria (kencing yang berdarah). Terapi penyinaran biasanya dilakukan sebanyak 5 kali/minggu selama 6-8 minggu.