Penyakit Jantung Bisa Dideteksi Dari Ukuran Pinggang Anda

DokterSehat.com – Beberapa penelitian menyebutkan bahwa ukuran pinggang bisa mengindikasikan penyakit jantung pada seseorang. Hasil penelitian yang dimuat dalam Journal of America College of Cardiology menegaskan bahwa ukuran pinggang menjadi cara yang lebih akurat guna memprediksi risiko seseorang meninggak akibat serangan jantung atau penyakit lainnya.



Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa seseorang yang memiliki lingkar pinggang lebih dari 89 cm pada wanita dan 101,6 cm pada pria berisiko meninggal 70 persen akibat penyakit jantung ketimbang orang yang memiliki ukuran pinggang lebih kecil. Dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa penderita penyakit jantung sebagian besar mempunyai lingkar pinggang di atas normal.

Pada dasarnya ukuran lingkar pinggang yang melebihi normal bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Berbagai penelitian menemukan bahwa tumpukan lemak berlebih pada perut dapat menyebabkan beberapa perubahan metabolisme dan berkaitan erat dengan penyakit jantung koroner.

Normalnya, lingkar pinggang pada wanita adalah ? 88 cm, sementara pada pria ? 102 cm. Lingkar pinggang yang melebihi batas normal akan meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Akibatnya, seseorang akan makin mudah terkena jantung koroner.

Lemak dalam abdomen merupakan sel lemak aktif yang bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah, sehingga mangakibatkan timbunan lemak pada tunika intima pembuluh darah. Bila kondisi ini  terus menerus terjadi maka dapat menyebabkan penyumbatan arteri koroner jantung sehingga aliran darah ke jantung berkurang dan miokard kurang oksigen, akibatnya seseorang akan terserang penyakit jantung koroner.

Ukuran lingkar pinggang seseorang bervariasi dan dapat dipengaruhi berbagai faktor seperti, jenis kelamin, berat badan, genetik, jenis ras. Meski dapat mempengaruhi ukuran lingkar pinggang seseorang, namun berat badan tidak secara mutlak dapat menentukan besarnya lingkar pinggang seseorang. Bukan berarti makin besar berat badan Anda maka makin besar pula lingkar pinggangnya.

Baca Juga:  Hati Hati Nyeri Perut Sebelah Kanan

Pengukuran lingkar pinggang ternyata lebih akurat untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit jantung ketimbang menggunakan pengukuran BMI.

Ada berbagai golongan penyakit jantung koroner, antara lain golongan Prinzmetal’s Angina dan IMA, golongan Silent Miocard Infark, Stable Angina, dan Unstable Angina.

Golongan penyakit jantung Prinzmetal’s Angina dan IMA cenderung lebih berbahaya ketimbang golongan lainnya. Kondisi ini disebabkan timbunan lemak dalam tunika intima sudah mulai menebal, sehingga berisiko menyebabkan kematian bila miokard mendadak kekurangan suplai nutrisi dan oksigen. Timbunan lemak dalam pembuluh darah dipengaruhi oleh tingginya kadar kolesterol dalam darah. Normalnya kadar kolesterol dalam darah sekitar < 5 mmol/L. Bila melebihi batas maksimal maka akan meningkatkan risiko terjadinya Infark Miocard dan bisa mengakibatkan kematian.