Penyakit Ginjal Polikistik

DokterSehat.com – Penyakit ginjal polikistik menyebabkan banyak kista tumbuh di ginjal. Kista ini diisi dengan cairan. Jika terlalu banyak kista yang tumbuh dan terlalu besar maka ginjal dapat menjadi rusak. Kista penyakit ginjal polikistik perlahan dapat menggantikan sebagian besar ginjal, mengurangi fungsi ginjal dan menyebabkan gagal ginjal. Penyakit ginjal polikistik merupakan penyebab utama keempat gagal ginjal.



Penyakit ginjal polikistik dapat mempengaruhi organ-organ lain selain ginjal. Orang dengan penyakit ginjal polikistik mungkin memiliki kista dalam hati, pankreas, limpa, ovarium, dan usus besar. Kista pada organ ini biasanya tidak menimbulkan masalah serius, tetapi bisa jadi serius pada beberapa orang. Penyakit ginjal polikistik juga dapat mempengaruhi otak atau jantung. Jika mempengaruhi otak, dapat menyebabkan aneurisma. Aneurism adalah pembuluh darah menonjol yang dapat pecah, bisa mengakibatkan stroke bahkan kematian. Jika penyakit ginjal polikistik mempengaruhi jantung, sehingga menyebabkan bunyi irama jantung pada beberapa pasien.

Gejala

Kebanyakan orang tidak menunjukkan gejala sampai usia 30 sampai 40 tahun. Tanda-tanda awal terkena penyakit ginjal polikistik meliputi:

  • Nyeri di bangian belakang atau samping
  • Perut memebesar
  • Adanya darah dalam urin
  • Tekanan darah tinggi
    Tekanan darah tinggi merupakan tanda yang paling umum dari penyakit ginjal polikistik. Kadang-kadang, pasien akan mengalami sakit kepala akibat tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan ginjal, oleh karena itu sangat penting untuk mengobatinya. Bahkan, pengobatan tekanan darah tinggi dapat membantu memperlambat atau bahkan mencegah gagal ginjal.
  • Jantung berdebar
    Sekitar 25 persen pasien penyakit ginjal polikistik mungkin mengalami jantung berdebar serta nyeri dada. Gejala ini dapat hilang sendiri tetapi mungkin kondisi ini menjadi petunjuk pertama seseorang terkena penyakit ginjal polikistik.
Baca Juga:  Bakteri TB Ternyata Masih Ditemukan Pada Pasien yang Sudah Sembuh

Sekitar 50 persen penderita penyakit ginjal polikistik akan mengalami gagal ginjal pada usia 60 tahun, dan sekitar 60 persen akan mengalami gagal ginjal pada usia 70 tahun. Orang dengan gagal ginjal akan membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal. Beberapa faktor tertentu lebih berisiko mengalami gagal ginjal, antara lain:

  • Pria
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan protein atau darah dalam urin mereka
  • Wanita dengan tekanan darah tinggi yang telah mengalami lebih dari tiga kali hamil

Pengobatan

Saat ini, belum ada obat untuk penyakit ginjal polikistik. Namun, sudah banyak penelitian yang mengkaji penyakit ini. Banyak penelitian menunjukkan bahwa beberapa perawatan dapat memperlambat laju penyakit ginjal, tetapi penelitian lebih lanjut masih diperlukan sebelum menggunakan perawatan ini pada pasien.

Sementara itu, banyak perawatan pendukung yang dapat dilakukan untuk mencegah atau memperlambat hilangnya fungsi ginjal pada orang dengan gejala penyakit ginjal polikistik, antara lain dengan :

  • Mengontrol tekanan darah dengan cermat
  • Pengobatan yang tepat dengan antibiotik dari kandung kemih atau infeksi ginjal
  • Memperhatikan banyaknya darah dalam urin saat keluar pertama kali
  • Mengonsumsi obat untuk mengontrol rasa sakit (bicarakan dengan dokter Anda tentang obat yang dijual bebas yang aman dikonsumsi jika Anda memiliki penyakit ginjal)
  • Menerapkan gaya hidup sehat, seperti berhenti merokok, olahraga, mengontrol berat badan dan mengurangi asupan garam.