Kenapa Anda Buang Air Kecil Terus-menerus? Ini Penyebabnya

Doktersehat-penyebab-kencing-terus-menerus
Photo Credit: Flickr.com/Mitch Hernandez

DokterSehat.Com– Semua orang pasti pernah merasakan buang air kecil atau kencing terus menerus. Banyak orang beranggapan bahwa hal ini adalah sesuatu yang sepele karena semakin banyak minum maka akan membuat Anda akan kencing terus.

Padahal, kencing terus menerus ini bisa saja merupakan tanda penyakit yang serius, salah satunya adalah diabetes insipidius. Diabetes insipidus adalah kondisi yang cukup langka, dengan gejala selalu merasa haus dan pada saat bersamaan sering membuang air kecil dalam jumlah yang sangat banyak.

Terdapat berbagai hormon yang ikut mengatur pengeluaran urine, salah satunya yang penting adalah hormon antidiuretik (antidiuretic hormone/ADH) atau lebih dikenal dengan nama vasopresin.

baca juga: Penyebab dan Cara Atasi Sakit Saat Buang Air Kecil

Bila tubuh mendeteksi jumlah cairan di dalam tubuh melebihi normal, maka vasopresin akan dikeluarkan ke dalam darah. Namun sebaliknya, bila terdeteksi jumlah cairan dalam tubuh kurang dari normal, maka vasopresin tidak akan dikeluarkan ke dalam darah.

Vasopresin yang ada dalam darah berguna untuk meningkatkan permeabilitas epitel duktus pengumpul ginjal (salah satu komponen ginjal) terhadap air, sehingga jumlah urine yang dihasilkan meningkat.

Pengobatan Diabetes Insipidius

Jika Anda mengalami gejala diabetes insipidus, seperti selalu merasa haus dan buang air kecil melebihi dari biasanya, sebaiknya segera temui dokter. Mungkin yang Anda alami bukan diabetes insipidus, tapi akan lebih baik untuk mengetahui penyebabnya.

Sementara itu, suntikan hormon antidiuretik diberikan kepada penderita yang akan menjalani pembedahan atau penderita yang tidak sadarkan diri. Terkadang diabetes insipidus bisa dikendalikan oleh obat-obatan yang merangsang pembentukan hormon antidiuretik, seperti klorpropamid, karbamazepin, klofibrat dan berbagai diuretik (tiazid).

Akan tetapi obat-obat ini tidak mungkin meringankan gejala secara total pada diabetes insipidus yang berat. Beberapa tes lanjutan diperlukan untuk mengetahui penyebab pastinya dan diagnosis terhadap kondisi yang dialami.

Normalnya, orang dewasa buang air kecil sebanyak 4-7 kali dalam sehari, sedangkan anak kecil melakukannya hingga 10 kali dalam sehari. Hal ini dikarenakan kandung kemih anak-anak berukuran lebih kecil.

Berikut ini adalah penyebab lain seseorang kencing terus menerus, antara lain:

  1. Sistitis

Sisitis merupakan dorongan kuat yang membuat seseorang ingin kencing, kondisi ini terjadi karena peradangan pada kandung kemih ataupun uretra. Saat Anda mengalami ini, urine yang dikeluarkan hanya sedikit

  1. Minum berlebihan

Rasa haus yang berlebihan memicu Anda untuk minum berlebihan, akibatnya Anda harus berkali-kali ke kamar mandi untuk kencing. Selain itu, bila Anda sebelumnya mengonsumsi makanan berkadar garam tinggi, tubuh akan meminta asupan cairan lebih banyak.

Akan tetapi, apabila Anda haus tanpa alasan yang jelas, bisa jadi Anda mengidap diabetes. Namun untuk mendapatkan diagnosis yang akurat, periksakan diri ke dokter.

  1. Kafein

Kopi yang mengandung kafein merupakan salah satu minuman yang bersifat diuretik, artinya minuman tersebut bisa menyebabkan keseringan buang air kecil. Bila Anda mengonsumsi kopi, sangat disarankan bagi Anda untuk mengonsumsi segelas air.

  1. Obat

Bila Anda sedang menjalani pengobatan tertentu tidak menutup kemungkinan Anda akan sering buang air kecil, ada beberapa jenis obat tertentu yang bersifat diuretik sehingga menyebabkan kencing terus menerus.

  1. Kandung kemih terlalu aktif

Kondisi di mana otot kandung kemih berkontraksi secara berlebihan, sehingga menyebabkan keinginan untuk buang air kencil walaupun kandung kemih belum penuh urine.

baca juga: Bahaya Menahan Kencing saat Hamil

  1. Faktor psikologis

Kencing terus menerus salah satunya disebabkan karena kecemasan berlebihan yang berlangsung lama. Misalnya kekhawatiran tentang keuangan, pekerjaan, sekolah, atau keluarga, tapi tidak dapat menjelaskan penyebabnya secara spesifik (gangguan kecemasan umum).

Selain sering buang air kecil, gejala lainnya yaitu jantung berdebar-debar, berkeringat, otot tegang, sulit tidur, lelah, sulit konsentrasi, gemetaran, serta gangguan saluran cerna.

  1. Pembesaran prostat

Kelenjar prostat yang mengalami pembengakkan bisa memicu keseringan buang air kecil, kondisi ini menyebabkan kandungan kemih cepat penuh dalam menampung urine sehingga seseorang harus mengeluarkan urine sesering mungkin.