Penyakit Abses Peritonsiler

DokterSehat.Com – Abses Peritonsiler adalah penimbunan nanah di daerah sekitar tonsil (amandel). Abses peritonsiler merupakan komplikasi dari tonsilitis. Abses peritonsiler bisa menyerang anak-anak yang lebih besar, remaja dan dewasa muda. Tetapi sejak penggunaan antibiotik untuk mengobati tonsilitis, penyakit ini sekarang relatif jarang ditemukan.



Penyebab

Abses peritonsiler paling sering disebabkan oleh bakteri streptokokus, tetapi terkadang bisa juga disebabkan oleh bakteri lainnya. Abses peritonsil biasanya terjadi sebagai komplikasi dari tonslitis. Namun dewasa ini, abses peritonsiler jarang terjadi karena adanya penggunaan antibiotic untuk mengobati tonsillitis.

Ada beberapa faktor yang meningkatkan kemungkinan terbentuknya abses peritonsel :

• Infeksi gigi dan gusi

• Tonsillitis kronis

• Infeksi mononucleosis

• Merokok

• Leukemia limfositik kronik

• Endapan kalsium atau batu pada tonsil

Gejala

• Nyeri tenggorokan

• Pembengkakan kelenjar getah bening leher

• Air liur menetes

• Sakit kepala

• Demam

• Suara serak (kadang-kadang)

Diagnosa

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan leher dan tenggorokan, tonsil, langit-langit, tenggorokan, leher dan kulit dada tampak merah dan membengkak. Pembiakan cairan yang berasal dari abses bisa menunjukkan adanya bakteri.

Pengobatan

Diberikan antibiotik. Untuk mengatasi nyeri bisa diberikan analgetik (obat pereda nyeri). Nanah biasanya dibuang dengan cara menyedotnya dengan jarum suntik atau dengan membuat sayatan pada abses.