Pentingnya Perawatan Gondongan pada Anak

DokterSehat.Com – Pernahkah anda mendengar tentang gondongan? Mungkin anda tidak asing dengan yang satu ini. Mari kita pahami tentang penyakit ini demi kesehatan anak anda dan masyarakat.

doktersehat-anak-tenggorokan

Apa itu gondongan?

Dalam dunia kedokteran, gondongan dinamakan parotitis epidemika. Penyakit ini sering menjadi wabah karena penyebabnya adalah paramyxovirus yang menyebar dari satu orang ke orang lain baik melalui kontak langsung atau melalui benda-benda yang terinfeksi (misalnya mainan dan alat-alat tulis). Gondongan dapat terjadi pada usia berapa saja, tetapi sebelum usia kanak-kanak dan setelah usia 40 tahun jarang terjadi.

Paramyxovirus ini mempunyai sasaran kelenjar ludah tertentu. Virus ini lebih sering menyerang kelenjar parotis yang terletak di depan dan bawah kedua telinga. Kelenjar yang terdapat di bagian rahang pun juga sering terkena.

Apakah tanda dan gejala dari Gondongan?

Muncul demam, lemah, rasa tidak enak di dalam atau belakang telinga, serta sulit mengunyah dan menelan. Tidak lama kemudian, kelenjar parotis akan mengalami pembengkakan dan nyeri.

Apakah saja komplikasinya?

Paramyxovirus dapat menyebar turun ke alat reproduktif yakni buah pelir pada laki-laki dan indung telur pada perempuan. Organ-organ tersebut membengkak dan menjadi kaku serta nyeri. Virus ini juga dapat menyebar ke kelenjar pankreas yang menyebabkan pasien mual, muntah, dan demam. Dapat juga menyebar ke telinga sehingga terjadi gangguan pendengaran. Dan yang paling serius adalah jika virus sudah menginfeksi selaput otak.

Bagaimana perlindungan terhadap penyakit ini?

Anak usia 12-15 bulan dianjurkan untuk vaksinasi MMR.

Bagaimana perawatannya?

  • Perbanyak istirahat.
  • Perbanyak minum air putih, dan hindari pemberian cairan yang dapat mengiritasi kelenjar ludah seperti air jeruk.
  • Beri makanan yang lembut seperti bubur dan sayuran yang dihaluskan.
  • Bila demam, rawatlah dengan kompres air hangat, obat parasetamol.
  • Berikan obat kumur untuk membersihkan dan menyegarkan rongga mulut.
  • Bila ada tanda-tanda komplikasi, segera bawa anak anda ke dokter.
Baca Juga:  Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)

Sumber:
– WebMD
– Supaya Anak Anda Sehat- Dr. John F.