Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Pria dan Wanita demi Mendapatkan Keturunan

DokterSehat.Com – Banyak orang menganggap bahwa faktor yang mempengaruhi tidak segeranya diberikan keturunan hanyalah dari pihak wanita. Hal ini tidak sepenuhnya benar tentunya. Karena peran kesehatan reproduksi antara wanita dan pria memiliki peran yang sama, dan sama-sama saling menentukan.

doktersehat-seks-penis-pasangan

Baik pria maupun wanita, kondisi kesehatan reproduksi sangat perlu dijaga. Terlebih dengan gaya hidup dan aktivitas keseharian yang cenderung buruk dan kurang sehat dapat mempengaruhi atau mengganggu tingkat kesuburan. Beberapa kebiasaan baik, seperti menjaga berat badan yang ideal, olahraga, konsumsi makanan sehat, menghindari paparan racun dan lingkungan yang berbahaya, merawat diri, serta menjaga hubungan seks secara teratur akan menjauhkan Anda dari gangguan kesehatan reproduksi.

Sedangkan husus untuk pria, simak point penting berikut.

  • Sunat memiliki manfaat yang sangat baik

Dalam penelitian yang dilakukan, telah menemukan fakta bahwa terdapat 42 jenis bakteri yang ada pada penis yang rentan berkembang biak. Khususnya pada bagian lipatan penis yang tidak disunat, sangat rentan bagi bakteri yang tidak membutuhkan oksigen dalam berkembang biak.

  • Menjaga testis pada suhu yang sejuk

Suhu testis menjadi penentu jumlah produksi sprema yang dihasilkan. Kondisi testis yang baik ada pada suhu 34.5 C. Untuk menstabilkan atau menurunkan suhu testikel dalam keadaan normal dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti mandi atau berendam dalam air hangat, hindari duduk diam dalam kondisi terlalu lama, serta kenakan pakaian dalam dengan bahan yang nyaman dan longgar.

  • Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol dan merokok

Bagi pria yang memiliki kebiasaan merokok serta mengkonsumsi minuman alkohol sebaiknya kurangi jumlah dan intensitasnya. Karena konsumsi alkohol dan rokok yang berlebih dapat menurunkan kualitas, bahkan merusak sperma.

  • Penis yang sehat
Baca Juga:  Apakah Parfum Bisa Membangkitkan Gairah Berhubungan Intim?

Ukuran penis yang sehat dapat diketahui melalui ereksi yang teratur atau tidak. Ketika mengalami ereksi, oksigen dalam darah telah memenuhi penis dan membuatnya tegang. Ereksi yang teratur akan terjadi ketika berhubungan seks secara teratur, serta terjadi saat tidur, yang merupakan hal normal karena telah terpogram oleh sinyal otak. Sebaliknya jika pria tidak mengalami ereksi secara teratur, membuatnya cenderung tidak elastis dan menyusut hingga 1-2 cm.