Pentingnya Memeriksakan Kesehatan Mata Anak

DokterSehat.Com – Seberapa pentingkah memeriksakan kesehatan mata anak?  Bagi sebagian keluarga akan menganggap hal tersebut hal yang penting akan tetapi ada juga yang berpendapat memeriksakan kesehatan mata anak adalah sesuai kebutuhan. Penting atau tidak penting bukanlah hal yang mesti diperdebatkan, namun kesehatan adalah sesuatu hal yang perlu diprioritaskan sebelum kesehatan akan menguras energi bahkan materi kita.



Langkah tepat menjaga mata anak anda tetap sehat

  • Dengan memberi contoh dan mengedukasi anak Anda mengenai posisi membaca yang tepat. Posisi tersebut yaitu jarak mata dengan buku minimal atau lebih dari 30 cm, tidak membaca sambil tiduran (dalam posisi terlentang di kasur), membiasakan untuk mengistirahatkan mata setiap 30 menit setelah membaca, dan yang terpenting juga adalah memastikan bahwa cahaya yang digunakan untuk penerangan saat membaca adalah layak, sehingga mata tidak perlu bekerja ekstra untuk memvisualisasikan huruf-huruf atau gambar dalam bacaan tersebut.
  • Dengan membiasakan anak Anda mengenai tata cara menonton televisi dengan benar. Tata caranya yaitu saat menonton, posisi mereka harus berjarak minimal 2 kali diagonal layar televisi. Menonton televisi terus-menerus dalam waktu yang lama juga dilarang, karena saat itu kerja mata sudah terlalu berat. Selingi kegiatan menonton tersebut dengan kegiatan lain yang menyejukkan mata, seperti berjalan di taman atau memandang tanaman hijau selama sepuluh sampai lima belas menit. Pada ruangan tempat menonton televisi, idealnya penerangan juga cukup terang, dan tidak menyilaukan mata anak Anda saat menonton.

Kesadaran akan pentingnya memeriksakan kesehatan mata anak saja tidak cukup, namun anda juga harus mengontrol asupan gizi anak anda. Makanan yang baik bagi kesehatan mata anak anda adalah makanan yang mengandung vitamin A, B1, B2, C, dan E. Vitamin A secara khusus mengandung antioksidan, berfungsi mendukung pembentukan rhodopsin.

Baca Juga:  Dokter Husein Alatas

Rhodopsin adalah pigmen pada mata yang bersifat sensitif terhadap rangsangan cahaya, untuk membantu mata dapat menangkap proyeksi benda saat pencahayaan buruk (kurang cahaya). Makanan yang mengandung berbagai vitamin tersebut antara lain apel, labu, tomat, pepaya, jeruk, mangga, pisang, jagung, belimbing, wortel, dan berbagai sayur hijau.

Masalah mata yang berpotensi terjadi pada anak saat masa pertumbuhan

  • Ambliopia dapat disebut juga penyakit mata malas. Penyebab timbulnya ambliopia antara lain karena adanya perbedaan jatuh bias refraksi yang terletak di antara kedua bola mata, dan juga persilangan mata. Penyebab ini membuat fokus penglihatan pada anak menurun, walaupun anak tersebut sudah memakai media bantu melihat (kaca mata).
  • Retionoblastoma adalah nama penyakit tumor pada mata anak, yang dapat timbul selama 3 tahun pertama setelah anak terlahir, retinoblastoma yang sudah tergolong parah memerlukan tindakan operasi untuk meneruskan kemampuan penglihatan anak.
  • Kelainan refraksi adalah suatu penyakit dimana organ-organ dalam mata tidak mampu untuk memvisualisaikan bayangan benda yang terlihat dengan jelas dan benar. Untuk menghindari terjadinya kelainan ini lah, para orang tua harus menyadari pentingnya memeriksakan kesehatan mata anak.
  • Strabismus