Pentingnya Diagnosis Dini Pada Penyakit Batu Ginjal

DokterSehat.Com – Mereka yang rentan mengalami batu ginjal harus mengetahui jenis-jenis batu ginjal yang berbeda sedini mungkin sehingga mereka akan tahu apa yang harus dilakukan. Selain dari mengatur perubahan gaya hidup, penting juga untuk mengetahui batu ginjal jenis apa yang muncul didalam tubuh karena ini akan membantu untuk melakukan hal-hal yang diperlukan dalam pencegahan keberadaan batu ginjal ini di dalam sistem tubuh kita.



Kebanyakan orang tidak menyadari, bahwa sebenarnya ada berbagai jenis batu ginjal yang diderita oleh seseorang. Diantara berbagai jenis tersebut, yang paling umum diderita kebanyakan orang adalah batu kalsium oksalat. Sedangkan batu ginjal yang lain adalah batu struvite, batu asam urat, dan batu sistine. Jenis-jenis ini bervariasi bergantung pada penyebabnya dan karakteristiknya.

Tanda-tanda batu ginjal

Untuk menentukan kondisinya dengan benar, suatu keharusan bagi mereka yang cenderung mudah memiliki batu ginjal untuk memahami kondisi ini. Dalam rangka untuk menentukan seseorang menderita batu ginjal, berikut adalah beberapa tanda atau gejala medis yang perlu diperhatikan :

• Rasa sakit dengan derajat yang bervariasi. Seperti halnya kondisinya yang tersamar, derajat rasa sakit yang bervariasi merupakan salah satu tanda medis utama dari batu ginjal. Dipertimbangkan sebagai gejala umum batu ginjal, rasa sakitnya dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan lamanya batu ginjal tersebut. Para ahli mengatakan rasa sakit yang bisa ringan atau berat adalah normal bagi mereka yang menderita batu ginjal. Ini dikarenakan adanya pertambahan ukuran dan berat dari batu ginjal tersebut, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan saat urinasi atau buang air kecil. Bentuk lain rasa sakit yang bisa dialami akibat batu ginjal adalah renal colic, yang menimbulkan rasa sakit berat dan dapat bertahan lebih dari 10 menit dan bahkan dapat bertahan selama satu jam bergantung pada lokasi batu ginjal tersebut.

Baca Juga:  Cara Untuk Mencegah Viral Meningitis

• Adanya darah di dalam urin atau air seni, kondisi ini dinamakan hematuria. Adanya darah dalam urin akan cukup mengganggu, tetapi ini adalah salah satu tanda medis paling umum pada batu ginjal. Diagnosis sesegera mungkin adalah suatu keharusan.

Kebanyakan orang tidak menyadari kalau hampir 50 persen orang yang menderita batu ginjal akan cenderung mendapatkannya kembali setelah 10 tahun atau lebih. Ini dikarenakan kebanyakan penderitanya tidak melanjutkan pengobatan dan mereka berhenti dari menjaga gaya hidup dan diet sehatnya.

Mereka yang sepertinya menderita batu ginjal dapat pergi ke Unit Gawat Darurat rumah sakit (Emergency Room/ER). Disini, mereka dapat menanyakan ke dokter atau petugas rumah sakit yang bertugas untuk menjalani tes. Akan menguntungkan bagi mereka bila langsung datang sendiri ke UGD karena petugas rumah sakit akan langsung mendatanginya. Pada kebanyakan kasus, akan membutuhkan waktu yang lama sebelum seseorang dapat ditetapkan untuk menjalani check-up dengan dokter spesialis. Jadi akan lebih baik bila penderita ikut pergi ke UGD dan mendapatkan pertolongan secepatnya baginya.

Diagnosa dapat dilakukan melalui penilaian riwayat medis seseorang, pemeriksaan fisik, evaluasi laboratorium, dan rontgen untuk memastikannya. Mendapatkan diagnosa dini akan benar-benar membantu untuk menentukan jenis batu ginjal apa yang ada didalam diri dan ini akan membawa ke perawatan yang lebih cepat dan dapat diandalkan.

Begitu Anda merasa sakit dengan derajat sakit yang bervariasi disertai mual atau muntah, rasa sakit saat buang air kecil, dan kadang-kadang ada perasaan ingin buang air kecil seperti yang biasa terjadi pada anak-anak dan remaja, maka Anda perlu memeriksakan diri Anda ke dokter karena mungkin Anda menderita batu ginjal.

BACA JUGA : Diet Asli Cina Ini Tidak Hanya Bikin Langsing Tetapi Juga Bisa Berumur Panjang