Pentingkah Imunisasi untuk Anak?

DokterSehat.Com – Imunisasi bagi anak adalah penting. Pasalnya, beberapa penyakit yang bisa ditanggulangi oleh imunisasi adalah penyakit-penyakit yang tergolong berbahaya dan penularannya relatif mudah.  Pada tahun 2011, dalam program imunisasi nasional terdapat enam jenis vaksin, yaitu Hepatitis B, Polio, BCG, DTP, dan Campak. Berikut akan kami jelaskan fungsi masing-masing vaksin :



imunisasi

Vaksin hepatitis B adalah perlindungan untuk anak dari penularan virus hepatitis B dari sang ibu. Sekalipun sang ibu tidak diketahui menderita hepatitis B, vaksin ini tetap perlu diberikan karena virus ini termasuk yang penyebarannya paling mudah. Penyebarannya bisa melalui darah orang yang terinfeksi, dan virusnya mampu bertahan kira-kira satu minggu di luar tubuh manusia.

– Sesuai dengan namanya, Vaksin Polio adalah untuk mencegah terjadinya polio. Apa itu polio? Suatu penyakit yang menyerang sistem syaraf tubuh sehingga menimbulkan kelumpuhan. Virus ini awalnya berada pada tenggorokan kemudian berkembang biak dan menginfeksi saraf pusat kita. Gejala awalnya adalah demam dan lemas atau bahkan gejalanya tidak terlihat sama sekali.

– Vaksin BCG adalah vaksin yang bertujuan melindungi si kecil dari infeksi TBC yang berat. Perlu diperhatikan bahwa seorang anak yang diberikan vaksin BCG masih bisa terkena penyakit TBC namun tingkatnya tidak sampai pada tahap parah.

– Vaksin DTP akan melindungi anak kita dari tiga jenis penyakit yaitu difteri, tetanus, dan pertusis. Vaksin ini dapat diberikan 5 kali. 3 kali di usia 2,4, dan 6 bulan serta 2 kali saat usia 15-18 bulan dan saat berumur 5 tahun atau baru masuk sekolah. Ketiga penyakit ini tidak boleh diremehkan sebab masing-masing dari mereka bisa menyebabkan kesulitan bernafas yang dapat berakibat fatal.

– Vaksinasi campak melindungi si kecil dari penyakit campak. Campak ditandai dengan timbulnya demam dan ruam di seluruh tubuh. Gejala awalnya seperti batuk, pilek, mata merah, dan muncul bintik-bintik tidak teratur dan kecil bewarna merah terang, dan di tengahnya terdapat bercak bewarna putih keabuan. Umumnya bintik-bintik ini timbul pada bagian samping atas leher di daerah belakang telinga.

Baca Juga:  Agar Tidak Terserang Hepatitis B

Melihat dari berbahanya jenis-jenis penyakit yang berpotensi menjangkit si kecil, kita tidak boleh membiarkan mereka melewatkan masa imunisasinya. Lindungi anak anda dengan imunisasi dan vaksinasi.

Dr. Kristo Hendra Djaya

Ditulis oleh Dr. Kristo Hendra Djaya, SpPD

Dr. Kristo Hendra Djaya, SpPD merupakan dokter ahli pencegahan penyakit, Vaksinologis, Internis di RSIA Bun Kosambi dan CEO dari Klinik InHarmony. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang mendalam mengenai penyakit dalam dan pencegahan penyakit, beliau merupakan salah satu pakar vaksin & imunisasi yang terdepan dan paling dicari di Indonesia.