Pengobatan Benjolan Dileher Pada Anak

DokterSehat.Com – Benjolan di leher merupakan suatu penyakit yang jangan di anggap sepele karena bisa jadi itu adalah gejala dari limfoma (kanker kelenjar getah bening). Limfoma itu sendiri merupakan tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH.



Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP). Penyakit Limfoma dapat menyerang disegala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun.

Penyebab

  • Pembesaran kelenjar getah bening: tumor kelenjar getah bening, TBC kelenjar
  • penyebaran kanker dari tempat lain, infeksi bakteri
  • Pembesaran kelenjar tiroid (gondok): hipertiroidisme, hipotiroidisme, tumor kelenjar tiroid
  • Pembesaran kelenjar air liur: parotitis, tumor parotis
  • Bisul (abses), biasanya disertai dengan keluhan nyeri, warna kemerahan
  • Sebab lain

Ciri-ciri dari benjolan di leher yang berupa kanker antara lain timbul bengkak-bengkak pada leher ketiak atau selangkangan, berat badan turun, keringan berlebih di malam hari, batuk, sulit bernafas, nyeri dada, nyeri, pembengkakan, dan perut yang selalu merasa kekenyangan.

Cara pengobatan

Salah satu solusi alternatif untuk pengobatan benjolan di leher anak yang aman dan tanpa efek samping, yaitu dengan mengkonsumsi ACE MAXS yang terbuat dari kulit manggis dan daun sirsak. Pada kulit manggis yang menjadi bahan utama ace maxs memiliki kandungan xanthones yang memiliki sifat sebagai antitumor dan antikanker. Selain itu kulit manggis juga memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi, bahkan melebihi kandungan antioksidan pada vitamin C dan E.

Baca Juga:  Pengobatan Kanker Tulang

Dari hasil penelitian yang telah dimulai sejak tahun 1970 dan hingga kini telah ditemukan lebih dari 40 jenis xanthone, diantaranya adalah alpha-mangostin dan gamma-mangostin yang dipercaya memiliki kemampuan mencegah berbagai penyakit. Kedua jenis xanthone tersebut dapat membantu menghentikan inflamasi (radang) dengan cara menghambat produksi enzim COX-2 yang menyebabkan inflamasi.

Sementara itu kandungan daun sirsak memiliki senyawa acetogenins, annocatacin, annobatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourin, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acd dan muricapentonin yang memiliki sifat yang sangat luar biasa yakni mampu menghambat pertumbuhan bakteri, menghambat perkembangan virus, menghambat perkembangan parasit, menghambat pertumbuhan tumor, merileksasi otot, anti kejang, meredakan nyeri dan menekan peradangan.