Pengobatan Alternatif Kutu Air Yang Ampuh

DokterSehat.Com – Kutu air adalah sebutan awam bagi sejumlah krustasea kecil penghuni air. Kutu air bukan serangga dan tidak hidup sebagai parasit, sebagaimana banyak kutu yang hidup di luar air. Dan jika hubungkan dengan penyakit, kutu air ini biasa disebut dengan tinea pedis, jika diambilkan dari referensi wikipedia, Tinea pedis dikenal sebagai kutu air atau kaki atlet, adalah sebuah infeksi jamur pada kulit, biasanya di antara jari kaki yang disebabkan oleh jamur parasit.



Kutu air sering menyerang kita dibagian-bagian tertentu. Rasa gatal yang ditimbulkan membuat kita merasa tidak nyaman dan serasa ingin terus menggaruk.

Kutu air akan timbul diakibatkan oleh jamur trichophyton rubum. Jamur ini sering menyerang di sela-sela kaki, tangan, kuku tangan maupun kuku jari, dan kadang juga menyerang pada wajah maupun kulit kepala. Jamur trichophyton akan semakin tersebar apabila rasa gatal terus di garuk.
Karena jamurnya akan menempel pada kuku anda, jika anda menggaruk pada tempat tertentu maka jamur tersebut juga akan menempel pada kulit dan kutu air akan semakin parah.

Berikut pengobatan alternative kutu air yang ampuh :

• Perban
Disaat kutu air yang Anda alami tengah menunjukkan adanya lepuhan atau lecet, Anda disarankan untuk menutupinya dengan menggunakan perban. Fungsi perban sebagai penutup luka adalah untuk mengurangi risiko masuknya bakteri jahat pada kulit yang terluka yang mana dapat mengakibatkan luka lecet pada daerah kulit menjadi semakin parah. Untuk menghindari kemungkinan buruk tersebut, siapkan selaku perban dan obat antiseptik sebagai pertolongan pertama.

• Krim antiseptic
Cairan yang ada di dalam kutu air adalah daerah kulit yang paling digemari oleh bakteri atau virus untuk tumbuh dan berkembang biak dengan baik. Maka dari itu, untuk mencegah kemungkinan buruk terjadi infeksi, Anda membutuhkan krim antiseptik yang ampuh. Akan tetapi, sebelum memakai krim antiseptik disarankan untuk terlebih dahulu membersihkan daerah kulit tersebut dengan memakai cairan antiseptik.

• Pop up
Obat tradisional kutu air dimulai dari menyiapkan perban dan krim antiseptik tentu akan mengurangi risiko terjadinya kulit melepuh dan terluka parah. Pada umumnya, memencet kulit yang terdapat kutu air tidak disarankan oleh dokter karena dikhawatirkan dapat menimbulkan infeksi yang lebih parah.

Baca Juga:  Hati-hati Mencabut Bulu Hidung Ini Bahayanya

Akan tetapi, dalam beberapa kasus pasien yang menderita kutu air, kutu air yang timbul baik di sekitar jari kaki maupun jari tangan maupun daerah yang terus menerus bersinggungan dengan benda atau objek lainnya, dianjurkan untuk dikempiskan atau dipencet saja. Namun, sebelum melakukan hal tersebut, pastikan terlebih dahulu jika tangan atau jarum atau benda tajam lainnya yang akan Anda gunakan untuk memecah kutu air steril agar tidak menimbulkan infeksi baru yang tentunya akan merugikan Anda.

• Lendir lidah buaya
Lendir lidah buaya bersifat antiseptik dan anti inflamasi juga anti bakteri yang mana baik untuk membantu perbaikan kulit yang terluka, baik itu luka lecet maupun bengkak. Mengobati kutu air dengan kandungan alami dari lendir lidah buaya dengan cara mengoleskan lendir lidah buaya di atas daerah kulit yang terkena penyakit kutu air secara merata untuk mencegah peradangan. Lakukan disaat kutu air telah kempis.

• Pasta gigi
Mengobati kutu air juga bisa dilakukan dengan memakai pasta gigi, cara ini merupakan cara termudah yang dapat dilakukan kapan pun Anda bisa melakukannya. Pasta gigi berkhasiat untuk mengeringkan luka akibat infeksi kutu air. Mengobati kutu air dengan menggunakan pasta gigi akan mengurangi risiko penyakit kutu air memasuki tahap yang jauh lebih parah. Pasta gigi membantu meningkatkan kesembuhan penyakit kutu air.

Obat tradisional kutu air dapat ditemukan dengan sangat mudah, entah itu di dapur rumah tangga, di dalam kamar mandi, di kotak obat atau di pekarangan rumah Anda. Mengobati kutu air sebaiknya dilakukan dengan tepat dan penuh perhatian, agar cairan kutu air tidak menyebar luas dan menyebabkan kutu air meradang bahkan tumbuh di daerah kulit sekitarnya.

Well, gimana guys? Tertarik untuk mencobanya? Tinggalkan komentar Anda dibawah!

BACA JUGA : Waspadai Tanda Dan Gejala Retardasi Mental