Penggunaan Social Media dan Dampak Buruknya Bagi Kehidupan Pemakainya

DokterSehat.Com – Social media merupakan suatu situs atau aplikasi internet yang membuat orang dari berbagai belahan dunia dapat berinteraksi meskipun terpisah jarak yang snagat jauh. Interaksi tersebut dapat berupa diskusi, foto, video, dan audio.

doktersehat-main-handphone-tidur-malam

Penggunaan social media sudah mencapai 65% dari total penduduk, angka yang terus menerus meningkat dari tahun ke tahun. Statistik terakhir menunjukkan bahwa hampir setiap orang yang memiliki sosial media memilki lebih dari satu social media. Lebih dari 50% pengguna social media adalah dewasa muda meskipun angka dewasa tua semakin meningkat. Beberapa penelitian menemukan bahwa semakin muda seorang menggunakan social media semakin tinggi kemungkinan seseorang mengalami depresi. Beberapa studi juga menyatakan bahwa penggunaan social media dapat menurunkan kualitas tidur.

Para peneliti menemukan bahwa rata rata orang menggunakan social media 61 menit dalam sehari dan mengunjungi aplikasi social media 30 kali dalam seminggu. Semakin sering seseorang mengunjungi social media semakin tinggi kemungkinan orang tersebut menderita depresi begitu pula sebaliknya, semakin jarang seseorang menggunakan social media semakin kecil kemungkinan mereka menderita depresi. Dr.Rauch dan kawan kawan menemukan bahwa interaksi terus menerus di social media bisa menyebabkan seseorang menjadi sulit untuk berkomunikasi di dalam kehidupan nyata mereka, sehingga malah menurunkan interaksi sosial sesungguhnya, membuat seseorang menjadi tidak percaya diri, dan menjadikan mereka tidak lagi peduli atau apatis terhadap lingkungan kehidupan mereka yang sesungguhnya.

Menurut organisasi yang melindungi anak dan memerhatikan keluarga, penggunaan social media juga sering menyebabkan adanya cyber bullying yang menyebabkan anak bisa menderita depresi dan tidak ingin untuk berinteraksi lagi dengan orang lain karena mereka merasa semua orang tidak suka terhadap mereka. Penggunaan social media yang berlebihan juga mengurangi interaksi antar anggota keluarga dimana sesungguhnya keluarga merupakan tingkat social yang terpenting dalam kehidupan manusia.

Baca Juga:  Sukseskan Program Diet dengan Buah Kesemek

Untuk menghindari hal hal diatas, kita harus bijak dalam menggunakan social media dan tetap mengutamakan interaksi sosial sesungguhnya dengan lingkungan sekitar kita.