Skizofrenia – Pengertian dan Jenis

Skizofrenia adalah penyakit mental yang serius yang dapat melumpuhkan kehidupan seseorang jika tanpa perawatan, karena seseorang akan diliputi oleh halusinasi, kehilangan keinginan untuk merawat dirinya, tidak mengenali sekitarnya, tidak mampu mengontrol emosinya, paranoid, bahkan tidak mampu membedakan antara kenyataan dan khayalannya.

doktersehat-Depresi-Postpartum-Baby-Blue-Syndrome-Skizofrenia

Orang dengan kondisi ini mungkin mendengar suara-suara yang sebenarnya tidak ada, melihat sesuatu yang sesungguhnya tidak ada, atau percaya orang lain mengendalikan pikiran mereka. Sensasi ini dapat membuat takut si penderita dan menyebabkan perilaku tak menentu. Meskipun tidak ada obat, pengobatan biasanya dapat mengendalikan gejala. Skizofrenia tidak sama dengan gangguan kepribadian ganda.

Sekitar 1% dari Amerika memilikinya. Menurut penelitian WHO menyatakan, paling tidak, ada satu dari empat orang di dunia yang mengalami masalah mental. WHO memperkirakan ada sekitar 450 juta orang di dunia yang mengalami gangguan jiwa, di Indonesia diperkirakan mencapai 264 dari 1000 jiwa penduduk yang mengalami gangguan jiwa. Sedangkan untuk skizofrenia sendiri, prevalensi kejadiannya berkisar 1:1000 penduduk Indonesia mengalami skizofrenia.

Skizofrenia bisa sulit dilihat ketika remaja.

Jenis Skizofrenia
Terdapat 5 jenis skizofrenia, masing-masing memiliki gejala yang sama, namun ada pula yang berbeda:

  • Skizofrenia Paranoid. Skizofrenia paranoid yaitu penderita skizofrenia diikuti pemikiran bahwa dirinya sedang terancam, diteror, dibicarakan tetangga-tetangga rumahnya, merasa ada yang akan membunuh, dan sebagainya yang merupakan gejala paranoid..
  • Gangguan skizoafektif. Bagi sebagian orang, depresi atau gangguan bipolar juga dapat timbul bersamaan dengan skizofrenia.
  • Gangguan Psikotik Akut. Seperti namanya, gejala relatif singkat tapi masih cukup parah.
  • Schizophreniform Disorder
  • Gangguan delusi. Delusi adalah fitur utama dari kondisi serius ini.