Meningitis – Pengertian dan Gejala

Meningitis adalah infeksi yang relatif langka yang mempengaruhi selaput halus disebut meninges. Meninges adalah yaitu selaput yang menyelimuti otak dan sumsum tulang belakang. Di Indonesia pada tahun 2010 jumlah kasus meningitis terjadi pada laki-laki sebesar 12.010 pasien, pada wanita sekitar 7.371 pasien, dan dilaporkan pasien yang meninggal dunia sebesar 1.025. (Menkes RI, 2011)

doktersehat-parkinson-otak-brain-penyakit-meningitis

Meningitis bakteri dapat mematikan dan menular ke orang-orang lain dalam kontak dekat. Sekitar 1,2 juta kasus meningitis bakteri terjadi setiap tahunnya di dunia dan tingkat kematiannya mencapai 135.000 jiwa. Secara keseluruhan, tingkat kematian pasien meningitis bakteri mencapai 2%–30%, tergantung pada bakteri penyebabnya. Setidaknya terdapat 25.000 kasus baru meningitis bakteri, tetapi penyakit ini terjadi lebih banyak di negara berkembang.

Meningitis virus cenderung kurang parah dan kebanyakan orang sembuh sepenuhnya tanpa terapi tertentu. Meningitis jamur adalah bentuk yang jarang dari meningitis dan umumnya hanya terjadi pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah seperti pada pasien HIV/AIDS.

Meskipun gejala dapat bervariasi, tanda-tanda dan gejala meningitis lebih umum meliputi:

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala berat dan persisten
  • Leher kaku
  • Muntah
  • Ketidaknyamanan pada kondisi cahaya yang terang
  • Mengantuk
  • Kurang nafsu makan

Gejala kemudian dapat termasuk ruam, kejang, dan koma. Bayi dengan meningitis mungkin lesu, mudah marah, atau tidak makan dengan baik.

Apa yang harus saya lakukan jika seseorang yang saya kenal memiliki gejala meningitis?
Hubungi dokter dan menjelaskan tanda-tanda dan gejala. Jika Anda tidak dapat menghubungi dokter, segera ke ruang gawat darurat terdekat. Jika Anda tidak memiliki transportasi, hubungi 119.