Pengaruh Rokok Terhadap Gigi Dan Mulut

DokterSehat.Com – Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan Gigi Dan Mulut seharusnya merupakan sesuatu yang wajib kita cermati dan pahami. Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Dr Zainal Abidin, M Kes mengatakan bahwa jumlah perokok aktif di Indonesia semakin lama semakin meningkat. Faktanya, berdasarkan data statistic yang ada jumlah konsumsi rokok di Indonesia mencapai nilai yang fantastis yaitu kurang lebih 225 miliar per tahun dan jumlah perokok berkisar pada angka 65 juta jiwa.

7

Merujuk pada data diatas, lembaga kesehatan dunia atau yang disebut WHO (World Health Organization) menobatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah perokok terbesar ketiga di dunia. Apakah masyarakat Indonesia tidak mengetahui dampak-dampak buruk dari merokok sehingga jumlahnya pun setiap tahun pasti meningkat? Begitu banyak penyakit beresiko tinggi membayangi para pecandu rokok seperti kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan juga penyakit yang lainnya seperti pengaruh rokok terhadap kesehatan gigi dan mulut.

 

Di bawah ini Anda dapat mempelajari beberapa efek buruk yang akan Anda terima jika Ada merokok :

  • Memicu penyakit kanker rongga mulut
    Resiko terparah seorang perokok aktif terkait masalah kesehatan mulut dan gigi adalah penyakit kanker rongga mulut. Berdasarkan penelitian yang ada bahwa perokok aktif memilki resiko lebih besar atau enam kali lebih besar terkena penyakit rongga mulut daripada orang yang tidak merokok. Ini terjadi karena dalam satu batang rokok terkandung materi-materi berbahaya yang terdiri dari bahan kimi berbahaya yang jumlahnya ribuan.
  • Gigi sensitive
    Aktivitas merokok bisa meningkatkan sensitivitas gigi. Hal ini terjadi karena aktivitas merokok bisa menimbulkan penurunan gusi atau istilah    kedokterannya adalah receeding gums.
  • Timbulnya plak gigi
    Mudahnya timbul plak atau yang dikenal dengan tartar. Tartar ini adalah endapan materi berisi bakteri yang menempel pada gigi anda. Jika anda tidak terlalu peduli dengan plak yang terdeposit terlalu lama akan membahayakan kesehatan jaringan gigi anda dan bisa menyebabkan penyakit yang disebut periodontitis.
  • Berubahnya warna gigi
    Bahasa kedokteran modern menyebutkan bahwa perubahan warna gigi disebut dengan istilah staining. Hal yang akan dialami oleh para perokok  pasis terkait pada estetika giginya adalah kecenderungan berubah warna menjadi agak kekuning-kuningan.
  • Bau mulut yang tidak sedap
    Bau mulut wajar dirasakan oleh para penggiat rokok. Secara medis bau mulut pada perokok memiliki istilah halitosis. Permasalahan ini tidak  bisa diatasi hanya dengan menyikat atau berkumur saja tetapi anda harus menjauhi rokok itu sendiri.