Pengaruh Kehamilan Terhadap Autisme – Perdarahan, Jarak Kehamilan, dan Usia Ibu

DokterSehat.Com– Beberapa studi menyebutkan faktor risiko prenatal (familial dan kehamilan) berdasarkan meta-analisis Gardener dan pada penelitian yang diterbitkan sejak Maret 2007. Keempat faktor familial berikut secara konsisten dikaitkan dengan autisme: usia ibu yang lanjut dan usia ayah yang lanut, wanita primipara; dan memiliki seorang ibu yang lahir di luar Eropa, Amerika Utara atau Australia. Mengenai kehamilan, tiga faktor risiko berikut muncul dari meta-analisis Gardener: pendarahan; obat selama kehamilan; dan diabetes. Asosiasi Data mengkonfrimasi data terbaru dari obat-obatan dan perdarahan saat kehamilan tetapi tidak dengan data diabetes terhadap autisme. Pre-eklampsia, hiperemesis gravidarum, infeksi dan stres selama kehamilan masih perlu dipelajari lebih teliti.

doktersehat-hamil-tes-usg

Banyak faktor neonatal diduga dan diteliti sebagai faktor risiko yang mungkin untuk autisme sebagai berikut:

  • Kondisi BBLR
  • Kondisi yang buruk pada saat lahir, termasuk skor Apgar rendah dan hipoksia
  • Kondisi lain, seperti hiperbilirubinemia, ensefalopati, dan cacat lahir

Perdarahan
Awal kehamilan merupakan masa terpenting dalam pembentukan otak janin, dimana janin memerlukan suplai darah yang cukup. Apabila ibu hamil mengalami perdarahan antenatal, maka suplai glukosa dan oksigen berkurang yang mengakibatkan terjadinya metabolisme anaerob glukosa + 2 ADP + 2 P1 à 2 asam laktat + 2 ATP + 2 H2O, berkurangnya ATP dan terjadinya penimbunan asam laktat akan mempercepat proses kerusakan sel-sel otak (neokrosis), disamping dapat menyebabkan kerusakan pompa ion sehingga terjadi depolarisasi anoksik yang mengakibatkan keluarnya ion K+ dan masuknya ion Na + dan Ca+ ke dalam sel. Bersamaan dengan masuknya ion Na + dan Ca+ air ikut masuk, akan menimbulkan edema dan mengakibatkan kerusakan sel otak.

Jarak kehamilan yang terlalu dekat
Secara teori menyatakan bahwa hubungan antara jarak kelahiran yang pendek akan terjadi penurunan gizi ibu, khususnya asam folat yang diperlukan selama kehamilan untuk sintesis DNA dan pembelahan sel. Kadar asam folat dan eritrosit akan menurun setidaknya 12 bulan setelah melahirkan, apabila ibu hamil pada masa ini dengan jarak? 13 bulan dari kelahiran sebelumnya maka akan menyebabkan gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan anak yang tidak optimal dalam rahim.

Baca Juga:  Pengaruh Kehamilan Terhadap Autisme - Pengertian

Usia Ibu
Setiap pertambahan lima tahun, risiko wanita memiliki anak autisme meningkat sebesar 18 persen. Artinya, wanita yang berusia diatas 40 tahun memiliki risiko 50 persen untuk mempunyai anak autisme daripada mereka yang melahirkan di usia 25-29 tahun.

Pengaruh Kehamilan Terhadap Autisme: 1 2