Penemuan Terbaru: Toilet Anti-Nyiprat Yang Bisa Mencegah Dudukan Toilet Basah

DokterSehat.Com – Salah satu hal yang sangat menyebalkan andai kita menggunakan toilet umum adalah kebiasaan banyak pria yang membasahi dudukan toilet dengan air seninya. Adanya keluhan ini membuat peneliti pun berpikir untuk membuat toilet baru yang bisa mencegah cipratan air seni dari kaum pria. Beruntung, tim peneliti dari Oxford University, Inggris berhasil mengembangkan toilet anti-nyiprat yang diyakini memang bisa menyelesaikan berbagai keluhan dudukan toilet umum yang kerap ditemukan dalam kondisi basah dan kotor. Seperti apakah toilet anti-nyiprat ini?

doktersehat-toilet-wasir-kencing-berdarah

Para peneliti melakukan percobaan pada toilet ini dengan memakai bahan ethanol sebagai pengganti air seni asli yang kemudian diteteskan pada berbagai benda, baik itu yang lunak layaknya jeli hingga benda-benda padat lainnya. Proses penetesan ethanol ini kemudian direkam dengan kamera khusus yang bisa menangkap gambar hingga 100 ribu frame per detik agar para peneliti bisa mengecek bagaimana permukaan benda mampu mengubah arah ethanol hingga seberapa banyak cipratan dari ethanol tersebut ke arah lainnya. Dari penelitian ini, diketahui bahwa semakin lunak permukaan sebuah benda, maka cipratan ethanol cenderung semakin berkurang atau bahkan benar-benar tidak menyiprat sama sekali.

Salah seorang peneliti, Alfonso Castrejon-Pita menyebutkan jika dengan semakin lunak permukaan toilet, maka kita pun akan bisa menciptakan toilet yang tidak akan menimbulkan cipratan yang membuat tidak nyaman. Diharapkan penemuan ini bisa semakin disempurnakan agar bisa segera dipasarkan untuk kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, ada sebuah penelitian lain di Tiongkok yang menciptakan alat bernama Pee Straight, semacam corong berselang sepanjang 20 cm yang bisa membantu pria untuk buang air kecil dengan lurus. Sayangnya, alih-alih dianggap membantu pria untuk buang air kecil dengan lurus, pakar kesehatan justru memperingatkan alat ini bisa membuat banyak pria tidak mewaspadai masalah gangguan saluran kencing atau yang disebut sebagai urethral structure yang memang membuat pria kesulitan untuk membuang air seni dengan lurus. Kondisi ini bisa disebabkan oleh trauma, infeksi pada saluran kemih, hingga adanya tumor atau bekas operasi.