Penelitian: Suntik Hormon Kesuburan Memiliki Efek Samping

DokterSehat.Com – Banyak pasangan yang baru menikah akan mengharapkan segera mendapatkan keturunan sehingga kebahagiaan mereka akan menjadi jauh lebih lengkap. Karena alasan inilah banyak orang yang akhirnya langsung melakukan program kehamilan dengan cara berkonsultasi pada dokter atau bidan dengan harapan keturunan yang sehat. Beberapa dokter akan memberikan semacam obat atau bahkan memberikan suntik hormon yang bisa membuat pasangan menjadi lebih subur sehingga kehamilan pun akan lebih mungkin terjadi. Suntik hormon ini adalah suntik kortikosteroid yang sudah melalui berbagai uji klinis dan dianggap aman untuk digunakan. Namun, baru-baru ini sebuah penelitian terbaru justru menunjukkan jika pemberian suntik hormon ini memberikan beberapa efek samping. Apa sajakah efek samping tersebut?

doktersehat-suntik-hormon-injeksi-flu-burung-vaksin

Human Reproduction melaporkan bahwa suntik hormon kesuburan ini ternyata tergolong sebagai obat yang keras dan bisa memberikan efek samping yang sangat berbahaya. Beberapa efek samping ini adalah resiko keguguran meningkat, kemungkinan bayi terlahir prematur meningkat, dan bayi bisa saja terlahir dengan kondisi cacat. Dari penelitian ini, diketahui bahwa ada kemungkinan 64 persen keguguran pada ibu hamil dan ada kemungkinan bayi terlahir dengan bibir sumbing 3 hingga 4 kali lipat lebih besar.

Pakar kesehatan Sarah Robertson menyebutkan jika ada kemungkinan kortikosteroid ini menekan sistem ketahanan tubuh dan pada akhirnya ikut mengganggu kesehatan kehamilan dan janin. Ia dan tim peneliti pun menyarankan ibu hamil dan para dokter yang terbiasa memberikan suntik hormon kesuburan untuk lebih berhati-hati dan mempertimbangkan cara ini demi kesehatan ibu dan juga calon janinnya. Ia menyebutkan jika kortikosteroid ada baiknya mulai tidak dipergunakan kembali sebagai cara untuk mendapatkan kesuburan bagi pasangan yang ingin mendapatkan keturunan dengan segera.