Penelitian: Morning Sickness Ternyata Berkaitan Dengan Rendahnya Resiko Keguguran

DokterSehat.Com – Penelitian terbaru yang baru saja hasilnya dirilis pada hari Senin, 26 September 2016 pada Journal of the American Medical Association (JAMA) Internal Medicine ini menyebutkan jika morning sickness, kondisi dimana ibu hamil mengalami mual-mual dan muntah-muntah pada fase awal kehamilan ternyata bisa menurunkan resiko keguguran dengan sangat signifikan. Mual dan muntah-muntah ternyata bisa memberikan efek perlindungan bagi janin di fase awal kehamilan. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-muntah-mual-pusing-hamil

Penelitian yang dipimpin oleh Enrique Schisterman yang berasal dari US National Institute of Child Health and Human Development ini melibatkan setidaknya 797 wanita hamil. Penelitian ini pun menunjukkan fakta dimana 50 hingga 80 persen wanita hamil berkata jika mereka mengalami mual-mual dan muntah pada trimester awal kehamilan. Rasa mual dan muntah ini bahkan bisa berlangsung tanpa mengenal waktu, baik malam hari maupun siang hari. Schisterman menyebutkan jika 50 persen hingga 70 persen rasa mual dan muntah ini ternyata berkaitan erat dengan menurunnya resiko keguguran.

Schisterman dan timnya melakukan penelitian pada ibu hamil ini dengan cara mengecek kebiasaan mual-mual setiap hari dan juga melalui tes urin. Hasilnya adalah, rasa mual dan muntah-muntah ini ternyata bisa memperkuat kesehatan kehamilan. Hal ini ternyata adalah mekanisme alami tubuh untuk membuat ibu hamil lebih sedikit mengkonsumsi makanan dan menurunkan resiko janin untuk terpapar berbagai kandungan tidak sehat dan racun yang banyak tersedia pada makanan yang kurang sehat. Menurunnya konsumsi makanan juga menurunkan kadar insulin yang beredar dalam tubuh dan memperkuat pertumbuhan plasenta.

Dengan adanya fakta ini, ada baiknya ibu hamil tidak perlu khawatir akan kondisi mual-mual dan muntah selama trimester awal kehamilan asalkan tetap menjaga asupan sehat dan seimbang agar tidak mudah lemas.