Penelitian: Generasi Muda Mudah Stress Jika Jauh Dari Ponselnya

DokterSehat.Com – Ponsel pintar atau smartphone kini telah menjadi peralatan yang hampir tidak bisa dipisahkan dari aktifitas harian kita. Dengan memakai ponsel, kita tak hanya mudah untuk berkomunikasi, namun juga bisa bermain media sosial atau mendapatkan berbagai informasi yang update dan menarik. Sayangnya, dibalik berbagai manfaat dari ponsel ini, pakar kesehatan ternyata menyebutkan jika manusia, khususnya para generasi muda, kini semakin ketergantungan dengan ponsel dan cenderung tidak mudah lepas dari benda ini.

doktersehat-anak-main-handphone-gadget

Pakar kesehatan Veronika Konok yang berasal dari Eotvos Lorand University melakukan sebuah penelitian yang melibatkan 87 partisipan dengan rentang usia 18 hingga 26 tahun. Dalam penelitian ini, para partisipan dibagi menjadi dua kelompok. Salah satu kelompok harus rela dipisahkan dari ponselnya dan kelompok lainnya tidak. Semua partisipan kemudian diminta untuk melakukan aktifitas di dalam satu ruangan dimana semua pergerakan dan denyut jantungnya diawasi oleh peneliti.

Hasil penelitian yang kemudian dipublikasikan dalam jurnal berjudul Computers in Human Behaviour ini menunjukkan fakta bahwa kelompok partisipan yang melakukan aktifitas tanpa memegang ponselnya cenderung menunjukkan gejala stress. Hal ini didasari pada perubahan pada denyut jantungnya yang sangat signifikan dan cenderung sama dengan tanda-tanda dari perilaku stress. Menurut Veronika, gejala stress ini mirip dengan balita yang tidak bisa tidur tanpa selimut favoritnya.

Ponsel ternyata kini telah menjadi benda-benda tertentu yang bisa memberikan rasa keterikatan pada seseorang. Hal ini mirip dengan benda-benda layaknya mainan favorit anak-anak atau foto yang memberikan kenangan berarti pada seseorang.

Ponsel memang bisa memberikan banyak sekali hal-hal yang asyik dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari kita. Sayangnya, ketergantungan pada benda ini juga akan kurang baik bagi kesehatan kita karena bisa memicu gangguan tidur, kecemasan berlebihan saat menggunakan media sosial, dan juga berbagai efek buruk lainnya.