Peneliti Sedang Mengembangkan Tisu Cerdas Yang Bisa Mengungkapkan Penyakit

DokterSehat.Com – Kadangkala kita mengalami gejala layaknya bersin-bersin atau batuk-batuk yang membuat kita bertanya-tanya apakah ini adalah hal yang biasa saja atau ternyata kita sedang terinfeksi virus. Sayangnya, untuk memastikan hal ini, kita harus melakukan kunjungan ke dokter atau melakukan tes laboratorium yang tentu akan membutuhkan waktu untuk bisa mengetahuinya. Untungnya, kini pakar kesehatan mulai mengembangkan tisu cerdas yang dianggap bisa mempersingkat waktu tersebut. Seperti apakah tisu cerdas ini?

doktersehat-wanita-flu-demam-sakit-flu-babi-swine-influenza

Dilansir dari laman berita Jerman, DW, para peneliti yang berasal dari Institut Fraunhofer untuk Terapi Sel dan Imunologi sedang mencoba mengembangkan teknologi terbaru yang bisa membuat tes kesehatan tanpa perlu laboratorium atau peralatan medis khusus untuk mengecek apakah ada bibit penyakit berbahaya atau tidak. Salah satu peneliti yang terlibat, Prof Frank Bier, menyebutkan jika pada dasarnya, penelitian ini memiliki dasar meniru apa yang sudah ada secara alami pada tubuh manusia, yakni jika tubuh kita diserang penyakit atau virus dan bakteri, tubuh akan secara alami membentuk antibody dan kemudian memunculkan reaksi berantai untuk membangun sistem pertahanan tubuh.

Menurut Bier, setiap bibit penyakit memiliki ciri khas tersendiri layaknya sidik jari manusia. Ciri khas ini bisa dikenali lewat semacam molekul yang mengikat ikatan virus ini. Kemudian molekul ini kemudian dikumpulkan dan ditempatkan pada jaringan kertas tisu khusus yang pada nantinya menjadi semacam laboratorium mini. Diketahui setidaknya ada 500 tetesan mikro yang diinjeksikan pada serat kertas tisu ini. Jika kita bersin atau batuk-batuk pada kertas tisu ini, maka kertas tisu akan langsung mendeteksi jika ada bibit penyakit. Biasanya, warna tisu akan segera berubah jika mengenal adanya bibit penyakit.

Baca Juga:  Waspada Makanan Ini Bisa Menyebabkan Iritasi Pada Saluran Kemih

Memang, kertas tisu ini masih dalam tahap uji coba mengingat para peneliti masih menyempurnakannya dan ingin memperluas tes ini untuk keperluan semacam deteksi pada penggunaan narkoba atau bahkan tes kebersihan pada makanan. Namun, diharapkan pada beberapa tahun ke depan tisu ini sudah bisa dijual bebas dan menjadi salah satu tanda adanya peralatan kesehatan modern yang sangat praktis.