Peneliti Mengalami Kemajuan Dalam Menciptakan Vaksin Terbaik yang Bisa Mengatasi HIV

DokterSehat.Com – Semenjak booming pada akhir abad ke 20, penyakit HIV telah merenggut jutaan jiwa di seluruh dunia. Sayangnya, meskipun sudah diteliti hingga 30 tahunan, pakar kesehatan belum benar-benar mampu menciptakan vaksin yang bisa mencegah penyakit HIV ini. Penyakit ini memang sangat berbeda dari penyakit-penyakit lainnya mengingat virus AIDS cenderung sangat cepat dalam bermutasi sehingga saat penelitian sudah hampir mengenai target, tiba-tiba saja virus ini bermutasi dan target penelitian harus diubah kembali.

doktersehat-vaksin-ulang

Dengan adanya kecenderungan perubahan virus AIDS yang sangat cepat ini, tentu akan sangat sulit menciptakan vaksin bagi penyakit HIV. Namun, Frederick Alt, seorang pakar kesehatan dari RS Anak dari Boston menyebutkan bahwa sebenarnya masih ada harapan untuk menciptakan vaksin HIV yang efektif di masa depan. Dari banyak penelitian yang dilakukan, ada sebagian kecil penderita AIDS yang memiliki antibodi yang juga ikut beradaptasi dan mulai menetralisir virus AIDS ini. Meskipun sudah menderita HIV selama beberapa tahun, orang-orang ini memiliki sistem kekebalan tubuh yang mampu mendeteksi mutase virus AIDS sehingga akan lebih efektif mencegah serangan virus tersebut pada tubuh meskipun sudah berubah sedemikian rupa.

Pakar kesehatan pun mulai mengalihkan fokus ke potensi dari antibodi yang sepesial tersebut karena diharapkan mampu dijadikan vaksin yang bisa dipakai semua orang di seluruh dunia. Bahkan, kini sudah tercipta vaksin yang masih dalam tahap eksperimental yang diberikan pada tikus percobaan. Alt menyebutkan jika vaksin ini sepertinya berhasil membuat tikus-tikus ini memiliki sistem kekebalan tubuh yang mampu memblokir HIV dengan sangat efektif.

Memang, ada banyak variasi virus HIV yang ada di seluruh dunia sehingga tentu harus perlu diadakan penemuan beberapa vaksin sehingga bisa mengatasi semua variasi virus tersebut. Namun, adanya penemuan ini sepertinya mulai menjadi titik cerah bagi para peneliti untuk mendapatkan vaksin terbaik yang mengatasi virus AIDS dan tidak lagi mengejar target berjalan yang sangat sulit untuk diatasi.