Infeksi Jamur Candidiasis – Penegakan Diagnosis

Bagi orang sehat, kebanyakan dokter dapat mendiagnosis infeksi kandida tanpa tes laboratorium. Terkadang, jika infeksi tidak reda atau melibatkan seluruh tubuh, pemeriksaan yang lebih ekstensif mungkin perlu dilakukan.

doktersehat-pria-pinggang-besar-kanker-prostat-Gangguan-Stress-Pasca-Trauma-PTSD-diabetes-kutil-kelamin-konsultasi

Infeksi jamur vagina
Satu-satunya cara pasti untuk mendiagnosis infeksi jamur vagina adalah dengan melakukan pemeriksaan ginekologi secara lengkap.

  • Pemeriksasan ini mencakup pemeriksaan spekulum, yaitu instrumen khusus untuk membuka vagina. Pemeriksaan bisa menjadi tidak nyaman karena penekanan spekulum terhadap jaringan. Dokter akan mengeluarkan cairan dan bisa mendapatkan kultur lain untuk menyingkirkan penyakit lainnya. Swab jamur akan dicampur dengan zat kimia kalium hidroksida dan akan ditempatkan pada slide. Jika ada jamur, pola ragi dengan bentuk bercabang akan terlihat melalui mikroskop.
  • Dokter kemudian memasukkan dua jari ke dalam vagina Anda dan dengan lembut menekan rahim, ovarium, dan daerah sekitarnya untuk memeriksa adanya nyeri tekan atau masalah lainnya. Dokter juga dapat mengambil spesimen darah dan urin setelah pemeriksaan ini. Anda seharusnya tidak melakukan douche atau melakukan hubungan seksual 1-2 hari sebelum pemeriksaan, karena hal tersebut dapat membuat diagnosis menjadi lebih sulit.

Infeksi jamur lainnya

  • Pada anak-anak dan orang dewasa yang sehat, pemeriksaan cepat pada mulut atau kulit biasanya mengkonfirmasikan diagnosis kandidiasis. Jika ada kebingungan tentang diagnosis, dokter mungkin akan melakukan goresan kecil di daerah tersebut, yang akan ditempatkan pada slide dengan potasium hidroksida dan diperiksa untuk pola bercabang yang konsisten dengan adanya jamur.
  • Pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, infeksi jamur pada mulut, vagina, dan kulit biasanya dapat didiagnosis dengan infeksi visual. Ketika seseorang menjadi sakit, praktisi perawatan kesehatan mungkin melakukan pemeriksaan invasif untuk memastikan diagnosisnya. Pengambilan spesimen mungkin diperlukan untuk memeriksa candida dalam darah dan saluran kemih. Orang dengan kateter mungkin telah mengganti kateter mereka dan ujung kateter dikirim untuk dikultur. Jika CT scan atau MRI menunjukkan kandidiasis otak, praktisi perawatan kesehatan mungkin melakukan biopsi untuk membedakan antara candida dan penyakit lainnya. Biasanya praktisi perawatan kesehatan memberikan obat melalui infus untuk infeksi sistemik yang serius