Gastritis – Penegakan Diagnosis

doktersehat-konsultasi-sinus

Segera ke dokter jika gejala gastritis baru terjadi, gejala bertahan lama, atau memburuk meskipun sudah diobati secara mandiri di rumah dengan obat-obatan.

Segera dapatkan bantuan medis jika Anda memiliki gejala berikut ini:

  • Muntah yang tidak memungkinkan orang yang terkena untuk mengonsumsi makanan, cairan, dan obat-obatan lewat mulut
  • Demam disertai dengan nyeri perut
  • Pingsan atau merasa lemah
  • Detak jantung cepat
  • Banyak berkeringat tanpa sebab yang jelas
  • Muka pucat
  • Muntah berulang berwarna hijau atau kuning
  • Muntah dengan sejumlah darah
  • Sesak napas
  • Sakit dada

Diagnosis Gastritis

Diagnosis gastritis dapat ditentukan melalui riwayat anamnesis dan pemeriksaan fisik. Beberapa kasus mungkin memerlukan tes darah dan tes lainnya (endoskopi) atau konsultasi dengan spesialis (biasanya gastroenterologi).

Profesional perawatan kesehatan pertama-tama mewawancarai orang tersebut tentang gejala, riwayat medis, kebiasaan dan gaya hidup mereka, obat apa pun yang dikonsumsi oleh pasien.

  • Informasi ini cukup membuat diagnosa pada banyak orang
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter tentang semua obat yang dikonsumsi pasien, termasuk obat bebas maupun obat yang diresepkan dokter, persiapan herbal dan botani, dan suplemen seperti vitamin
  • Juga laporkan tindakan apa pun yang telah diambil pasien untuk menghilangkan gejala dan seberapa baik tindakan tersebut berhasil dilakukan.

Pengujian laboratorium: pemeriksaan ini tersedia untuk mencari organisme bakteri yang paling umum yang menyebabkan luka yang dapat menyebabkan gastritis.

  • Seringkali, tidak ada pemeriksaan yang diperlukan
  • Jika pemeriksaan disarankan oleh dokter, mungkin pemeriksaan dilakukan untuk menyingkirkan kondisi medis tertentu yang dapat menyebabkan gastritis atau menyerupai gastritis
  • Setelah semua kemungkinan lain dikesampingkan, maka kemungkinan tersebut membuat gastritis sebagai penyebab paling mungkin untuk meredakan gejala pasien.

Pemeriksaan berikut ini paling mungkin untuk dilakukan:

  • Pemeriksaan Pylori
  • Pemeriksan jumlah sel darah, kebanyakan mencari kondisi anemia
  • Fungsi hati dan ginjal
  • Urinalisis
  • Fungsi kandung empedu dan pankreas
  • Tes kehamilan
  • Tes feses untuk memeriksa darah

Rontgen sinar-X atau pemeriksaan pencitraan lainnya mungkin dapat dilakukan, meskipun biasanya tidak diperlukan.

Elektrokardiogram (EKG) mungkin dilakukan jika detak jantung pasien cepat atau ada nyeri dada.

Pasien mungkin dirujuk ke gastroenterologist, seorang dokter spesialis penyakit sistem pencernaan.

  • Gastroenterologist pada gilirannya merekomendasikan endoskopi
  • Selama endoskopi, tabung tipis dan fleksibel dengan kamera mungil di ujungnya dimasukkan ke lambung dari mulut untuk melihat langsung kondisi dinding lambung
  • Pada saat yang sama, sampel lapisan perut dapat diambil untuk diperiksa atas berbagai kondisi.
Gastritis – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4 5 6 7
ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik