Penderita Obesitas Beresiko Tinggi Terkena Kanker

DokterSehat.Com – Sudah menjadi rahasia umum jika memiliki berat badan yang berlebihan akan memicu berbagai macam penyakit. Pakar kesehatan menyebutkan jika beberapa penyakit layaknya penyakit jantung atau bahkan serangan stroke akan mengintai mereka yang menderita obesitas. Namun, sebuah penelitian terbaru menunjukkan fakta yang mengerikan dimana andai kita mengalami masalah berat badan berlebihan dan tidak melakukan apa-apa untuk mengatasi hal ini, maka kita akan dengan sendirinya meningkatkan resiko terkena kanker berkali-kali lipat.

doktersehat-gemuk-gendut-obesitas

Tak tanggung-tanggung, yang melakukan studi tentang kaitan antara masalah berat badan berlebihan dengan peningkatan resiko kanker adalah organisasi kesehatan dunia PBB atau WHO. Pakar kesehatan di WHO melakukan kajian luas pada sekitar seribuh studi epidemiologi yang memang mendukung fakta bahwa penderita obesitas memiliki kerentanan untuk terkena penyakit kanker cukup tinggi. Diantara berbagai jenis penyakit kanker yang ada, penyakit kanker layaknya kanker hati, kanker payudara, kanker tiroid, kanker pankreas, kanker indung telur, dan kanker lainnya akan sangat beresiko menyerang mereka yang terkena obesitas.

Pakar kesehatan menyebutkan jika mereka yang memiliki berat badan berlebihan akan cenderung memiliki resiko lima kali lebih besar terkena kanker esofagus dan tujuh kali lebih besar terkena penyakit kanker rahim jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal. Hal ini dikarenakan oleh berat badan yang berlebihan akan memicu inflamasi yang kronis pada seluruh tubuh sehingga keseimbangan produksi beberapa jenis hormon layaknya hormon testosteron, hormon estrogen, dan insulin, akan terganggu. Padahal, ketidakseimbangan hormon termasuk dalam pemicu kanker yang paling sering terjadi.

Beruntung, untuk menurunkan resiko kanker ini, kita bisa melakukan perubahan gaya hidup agar lebih sehat dan mulai menurunkan berat badan. Tak hanya tentang pola makan yang sehat, kita harus mulai rutin berolahraga dan menghilangkan kebiasaan buruk layaknya merokok dan menenggak minuman beralkohol.