Penderita Obesitas Beresiko Tinggi Terkena Kanker Usus!

DokterSehat.Com – Kita tentu telah sering mendengar bahayanya kondisi obesitas bagi tubuh kita. Tercatat, obesitas akan meningkatkan resiko terkena penyakit-penyakit berbahaya layaknya diabetes, penyakit jantung, penyakit gagal ginjal, atau bahkan memicu masalah kanker. Meskipun terlihat sepele, tumpukan lemak pada tubuh ternyata beresiko membuat banyak organ tubuh tidak berfungsi sebagaimana sebaiknya sehingga memicu begitu banyak penyakit, salah satunya adalah kanker usus.

doktersehat-gendut-perut

Penelitian yang dikutip oleh laman dailymail.co.uk menyebutkan bahwa penderita obesitas ternyata memiliki resiko lebih besar 50 persen untuk terkena kanker usus jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki ukuran utbuh normal. Banyaknya tumpukan lemak di perut ternyata akan mempengaruhi organ usus dimana lemak akan mudah mengendap dan terus menggumpal di dalam usus. Gumpalan lemak inilah yang bisa memicu rasa sakit pada usus dan membuat masalah kanker usus besar. Banyaknya kadar lemak dalam tubuh juga akan memicu semakin melemahnya daya tahan tubuh sehingga sel-sel kanker pada usus tersebut pun akan semakin berkembang dan memicu masalah kesehatan yang jauh lebih besar.

Kondisi tubuh yang obesitas ternyata akan membuat tubuh kehilangan hormon guanylin, sebuah hormon yang hanya dibuat pada organ usus dan menjadi pelindungnya. Sayangnya, hilangnya hormon guanylin juga berarti usus tidak lagi memiliki perlindungan dari berbagai virus dan sel kanker. Disamping rentan memberikan resiko kanker usus besar, penderita diabetes juga akan cenderung lebih mudah terkena penyakit besar lainnya sehingga usianya pun akan cenderung lebih pendek.

Untuk membuat tubuh kita terbebas dari resiko terkena kanker usus besar, maka kita tentu harus memastikan bahwa usus kita terlindungi dengan sempurna dan tidak ada lagi kondisi tubuh yang penuh dengan tumpukan lemak dan memicu hilangnya hormon gunylin. Pastikan bahwa berat badan kita berada dalam level yang ideal dengan cara menjaga asupan makanan dan juga melakukan olahraga dengan rutin.