Penderita Maag Kronis Sebaiknya Tidak Mengkonsumsi Makanan Bersantan

DokterSehat.Com – Meskipun terlihat sepele dan mudah untuk ditangani, kita tentu tidak ingin mendapatkan penyakit maag kapanpun, dimanapun. Bagaimana tidak, maag bisa membuat saluran pencernaan menjadi sangat tidak nyaman dan bahkan memberikan sensasi layaknya terbakar pada kerongkongan. Naiknya kadar asam lambung ditengarai menjadi penyebab masalah ini. Jika kita termasuk orang yang rentan terkena penyakit maag, ada baiknya kita menghindari beberapa jenis makanan, salah satunya adalah makanan bersantan.

doktersehat-tukak-lambung-Ulkus-Peptikum-kanker

Pakar kesehatan menyebutkan jika makanan bersantan ternyata memiliki akdar lemak yang cenderung tinggi. Padahal, salah satu pemicu masalah maag adalah makanan yang kaya akan kandungan lemak. Konsumsi makanan bersantan akan membuat klep kerongkongan bagian bawah atau GERD akan menjadi lemah dan pada akhirnya memicu naiknya asam lambung ke arah kerongkongan. Selain sensasi terbakar, kondisi ini juga bisa membuat ulu hati terasa sangat nyeri dan bahkan bisa menimbulkan rasa mual-mual dan ingin muntah, hingga sensasi sesak nafas.

Makanan bersantan sendiri ditengarai menjadi salah satu pemicu naiknya produksi asam lambung. Jika hal ini terjadi, maka lambung bisa mengalami luka atau yang disebut sebagai ulkus yang bisa menyebabkan masalah pada dinding lambung dan keseluruhan saluran pencernaan dalam waktu yang lama. Jika kita tetap nekat sering mengkonsumsi makanan bersantan, maka peradangan dan maag pada lambung pun akan menjadi semakin parah.

Karena alasan inilah makanan bersantan sangat tidak direkomendasikan bagi para penderita maag. Selain itu, alih-alih mengkonsumsi makanan bersantan, mereka yang rentan terkena maag sebaiknya mencoba mengkonsumsi makanan layaknya sayuran yang tidak terlalu berserat layaknya brokoli yang kaya kandungan sulfur pelindung lapisan dinding lambung, dan juga beberapa jenis buah-buahan layaknya pisang atau pepaya yang bisa membuat derajat keasaman dalam lambung tetap seimbang. Selain itu, makanan yang kaya karbohidrat namun berbentuk lunak layaknya bubur ayam, roti, hingga kentang rebus juga bisa dikonsumsi kita yang rentan terkena penyakit maag.