Penderita Lupus Dapat Hamil dan Mempunyai Anak

DokterSehat.com – Wanita yang terkena penyakit lupus sebenarnya dapat mempunyai anak setelah terkena penyakit ini tetapi perlu dilakukan perawatan kesehatan untuk menurunkan resiko kehamilan dan melahirkan bayi yang normal dan sehat.



Yang perlu diingat penyakit lupus anda harus dibawah kendali 12 bulan sebelum anda hamil. Jadi pastikan anda berkonsultasi dengan dokter anda terlebih dahulu. Cobalah berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kehamilan (OB) anda terlebih dahulu dan usahakan beliau mempunyai pengalaman dalam kehamilan yang berisiko tinggi.

Rumah sakit yang anda pilih untuk melahirkan pun harus juga dapat mengelola pasien beresiko tinggi karena mungkin anda memerlukan perawatan khusus untuk anda dan bayi Anda. Konsultasikan untuk setiap obat yang akan anda konsumsi saat hamil.
Pada umumnya penderita lupus akan mengalami beberapa masalah saat hamil khususnya di trimester pertama dan kedua serta selanjutnya beberapa bulan setelah melahirkan.

Beberapa kasus ringan dapat diatasi dengan dosis kecil kortikosteron tetapi beberapa kasus yang lebih rumit misalnya pre-eclampsia. Pada kasus ini umumnya anda akan mengalami kenaikan tekanan darah, adanya protein dalam urin, atau keduanya. Pada kondisi ini segera lakukan penangan segeraIni adalah kondisi yang serius yang memerlukan perawatan segera dan konsultasikan pada dokter mengenai bayi anda.

Pada umumnya kemungkinan bayi mengalami kecacatan / keterbelakangan mental memiliki persentase yang sama pada kasus yang dilahirkan oleh penderita lupus dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan oleh orang normal. Jadi tidak perlu kawatir mengenai hal ini selama pemeriksaan dilakukan secara terus menerus dan teratur. Umumnya Dokter Kandungan anda akan memeriksa detak jantung dan pertumbuhan dengan sonograms untuk memastikan semuanya normal.

Pada kasus dimana bayi perlu dilahirkan prematur karena kondisi kesehatan (yang diputuskan oleh dokter kandungan anda) maka tidak ada salahnya mengikuti saran dari dokter anda. Pada umumnya rumah sakit yang mengkhususkan diri merawat bayi yang lahir prematur akan mampu memastikan bayi anda akan tetap sehat. Sekitar 3% dari bayi yang lahir dari ibu dengan lupus akan neonatal lupus (suatu kondisi yang dapat terjadi ketika antibodi anti-SSA/Ro melintasi plasenta pada kehamilan dari ibu kepada bayi yang dikandungnya).

Baca Juga:  ASI Yang Berkualitas Bagi Buah Hati Tercinta

Anda tetap dapat menyusui bayi anda tetapi konsultasikan ke dokter mengenai obat yang anda minum pada terapi Lupus ini pastikan obat tersebut tidak mempengaruhi bayi anda secara negatif.

Beberapa gejala kehamilan umum yang sering disalah artikan sebagai gejalan lupus bagi sebagian orang:

  1. Kulit
    Pada masa kehamilan sering didapati adanya ruam dan warna merah pada telapak tangan. Hal ini memang didapati pada penderita Lupus tetapi wanita hamil normalpun juga mengalaminya.
  2. Sendi
    Lupus dapat menyebabkan radang sendi, dan kehamilan normal dapat menyebabkan sakit di sendi Anda.
  3. Paru-paru
    Lupus mempunyai salah satu gejala adanya kesulitan bernapas tetapi kehamilan normal juga dapat menyebabkan sesak nafas dan hiperventilasi.

Untuk kepastian perbedaan gejala fisik selama kehamilan dan lupus coba diskusikan dengan Dokter anda.