Penderita Kanker Tidak Boleh Mengonsumsi Makanan Manis?

doktersehat-gula-manis-cokelat-food-craving

DokterSehat.Com– Cukup banyak orang yang percaya jika gula adalah sumber energi bagi kanker yang bisa membuat penyakit ganas ini menjadi semakin agresif. Hal ini membuat penderita kanker biasanya memilih untuk menghindari makanan manis atau gula. Sebenarnya, apakah memang makanan manis sebaiknya dihindari oleh penderita kanker?

Sudah menjadi rahasia umum jika makanan manis memiliki kandungan gula atau glukosa yang cukup tinggi. Sebagai informasi, glukosa adalah sumber energi bagi sel tubuh agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Selain itu, glukosa juga mampu mendukung fungsi otak.

Sel kanker akan tumbuh dengan cepat jika memiliki cukup banyak sumber energi. Sebagaimana sel-sel yang normal, sel kanker ternyata juga membutuhkan glukosa sebagai sumber energinya. Selain itu, nutrisi lain yang diperlukan sel kanker agar bisa berkembang adalah asam amino dan lemak. Melihat fakta ini, jika penderita kanker mengurangi asupan gula harian, maka hal ini akan menurunkan sumber energi yang dibutuhkan oleh sel kanker. Sayangnya, karena seluruh sel-sel di dalam tubuh juga membutuhkan glukosa, maka mengurangi asupan makanan manis ini juga akan mempengaruhi sel-sel sehat di dalam tubuh.

Pakar kesehatan menyarankan penderita kanker untuk membatasi makanan manis atau gula demi menjaga berat badan tetap ideal. Dengan melakukannya, maka hormon-hormon di dalam tubuh akan tetap berada dalam kondisi seimbang dan hal ini mampu menekan perkembangan beberapa kanker berbahaya seperti kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker rahim. Selain itu, penderita kanker juga sebaiknya memilih gula alami atau gula yang bisa ditemukan dalam buah-buahan, susu, atau makanan yang terbuat dari bahan tepung sehat seperti gandum atau kacang-kacangan.

Jika penderita kanker ragu dengan konsumsi makanan harian, mereka bisa berkonsultasi pada dokter agar bisa mendapatkan saran yang tepat mengenai diet harian yang bisa mencegah perkembangan kanker dalam tubuhnya.