Penderita Diabetes Masih Bisa Mengkonsumsi Camilan, Kok

DokterSehat.Com – Jika kita mendengar seseorang terkena penyakit diabetes, maka kita akan langsung membayangkan orang tersebut langsung mengalami perubahan besar dalam konsumsi makanan sehari-hari. Sebagaimana kita ketahui, penderita diabetes haruslah pandai-pandai menjaga pola makannya agar kadar gula dalam darahnya tidak terkendali. Selain mengurangi beberapa jenis bahan makanan, penderita diabetes juga cenderung menahan diri untuk tidak mengkonsumsi camilan karena ketakutan ini. Namun, tahukah anda, penderita diabetes sebenarnya masih bisa menikmati camilan-camilan seperti sebagai berikut.

doktersehat-detoks-detoksifikasi

Jenis camilan pertama yang bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah beberapa campuran makanan ringan yang terdiri dari buah-buahan, kacang, hingga cokelat. Jenis kacang-kacangan layaknya almond panggang, kacang panggang, hingga buah-buahan kering diyakini bisa dikonsumsi sebagai camilan seaht para penderita diabetes tanpa khawatir mendapatkan kenaikan gula darah secara signfiikan setelah mengkonsumsinya.

Buah-buahan yang dicampur dengan keju ternayta juga bisa dijadikan camilan sehat bagi penderita diaebtes. Pakar kesehatan menyarankan buah-buahan layaknya apel, anggur, hingga blueberry yang dimakan bersama dengan keju cheddar akan sangat nikmat terasa namun tidak menambah resiko kesehatan bagi penderita diabetes.

Tanpa kita sadari, biskuit crackers ternyata termasuk dalam kategori aman bagi penderita diabetes. Namun, kita tentu harus mengecek label dan bahan pembuat camilan ini terlebih dahulu. Pastikan jika biskuit crackers yang akan dimakan memiliki kandungan karbohidrat sekitar 20 gram saja dan sodium pada level 120 hingga 130 miligram saja.

Camilan berikutnya yang akan sangat sehat dikonsumsi bagi penderita diabetes adalah greek yoghurt. Sebagaimana kita ketahui, yoghurt biasanya memiliki kancungan kalsium dan protein yang tinggi dan akan sangat baik bagi penderita diabetes. Namun, pastikan bahwa konsumsi greek yoghurt ini tidak berlebihan sehingga tetap aman bagi tubuh.