Penderita Cacar Air Tidak Boleh Mandi?

doktersehat-cacarair-cacar-air-varicella-campak-Henoch-Schonlein-Purpura-HSP

DokterSehat.Com– Cacar air adalah salah satu penyakit yang cukup sering menyerang masyarakat Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh virus bernama varicella zoster akan membuat penderitanya mengalami kondisi berupa munculnya lentingan yang berisi cairan dengan warna kemerahan. Kebanyakan penderita penyakit cacar ini takut untuk mandi karena khawatir jika lentingan ini pecah dan cairan di dalamnya yang penuh dengan virus ini akhirnya menyebar ke bagian tubuh lainnya atau menyebabkan bekas cacar atau bopeng yang tentu akan merusak penampilan. Sebenarnya, apakah anggapan ini benar adanya?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa mitos bahwa penderita cacar air tidak boleh mandi sangatlah tidak benar. Saat cacar air menyerang, hal ini berarti daya tahan tubuh sedang dalam kondisi cukup rendah. Jika kita tidak mandi dan kebersihan badan menjadi tidak terjaga, hal ini justru bisa membuat kondisi daya tahan tubuh semakin memburuk dan akhirnya membuat cacar menjadi semakin memburuk.

Ada baiknya penderita cacar air tetap mandi namun memakai air hangat dan sabun mandi yang bertekstur lembut dan tidak memiliki kandungan scrub. Sabun mandi bayi bisa menjadi pilihan untuk digunakan karena teksturnya lebih lembut dari sabun pada umumnya. Hanya saja, saat mandi pastikan untuk tidak menggosok kulit dan saat mengeringkan tubuh dengan handuk, usaplah dengan hati-hati agar lentingan cacar tidak pecah.

Agar anggota keluarga lainnya tidak ikut tertular cacar air, ada baiknya semua anggota keluarga mendapatkan vaksinasi varicella. Selain itu, sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun. Penderita cacar air juga sebaiknya memperbanyak asupan makanan bergizi, khususnya yang kaya akan vitamin dan serat agar sistem kekebalan tubuh semakin kuat dan menyembuhkan tubuh dari penyakit ini.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik