Penderita Asma Sebaiknya Mengurangi Konsumsi Daging Olahan

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit yang bisa membuat penderitanya sangat tersiksa adalah asma. Banyak penderita asma yang terganggu aktifitas sehari-harinya andai masalah sesak nafas ini tiba-tiba kambuh. Untuk mencegah asma ini kambuh, pakar kesehatan ternyata sangat menyarankan para penderita asma untuk tidak mengkonsumsi daging olahan layaknya sosis atau daging ham. Apa alasan dari rekomendasi ini?

doktersehat-daging-panggang-meat-sapi-karbohidrat-lemak-kentang-hipertensi

Dr. Zhen Li yang berasal dari Paul Brousse Hospital di Paris, Perancis, menyebutkan jika daging olahan layaknya sosis, nugget, daging ham, dan lain sebagainya ternyata kaya akan kandungan nitrit. Andai penderita asma kerap mengkonsumsinya, maka kandungan nitrit dalam tubuh akan semakin banyak dan dikhawatirkan hal ini akan mudah memicu peradangan pada saluran pernafasan dan tentu akan memperburuk gejala asma.

Menurut Li, sudah ada penelitian yang menyebutkan jika mereka yang mengkonsumsi daging olahan atau daging yang diawetkan dengan jumlah empat porsi dalam sepekan, akan memiliki resiko 76 persen lebih tinggi mengalami gejala asma yang jauh lebih buruk, baik itu berupa rasa sesak pada dada atau kesulitan dalam bernafas.

Hasil penelitian yang bisa ditemukan dalam jurnal berjudul Thorax ini dilakukan dengan meneliti 971 orang dewasa yang 49 persennya berjenis kelamin laki-laki. Para partisipan ini diminta untuk mencatat apa saja yang mereka konsumsi sehari-hari. Diketahui bahwa, mereka yang cukup banyak mengkonsumsi daging olahan cenderung memiliki gejala asma yang jauh lebih berat jika dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsinya dalam jumlah yang lebih sedikit.

Selain daging olahan, pakar kesehatan juga menyarankan penderita asma untuk mulai mengurangi asupan daging merah. Tak hanya meningkatkan resiko kanker, daging merah ternyata memiliki kemampuan dalam memicu peradangan dalam tubuh sehingga andai dikonsumsi terlalu banyak, dikhawatirkan bisa membuat gejala asma cukup sering muncul.