Ketoasidosis Diabetikum – Penanganan Mandiri dan Medis

Penanganan mandiri seringkali dilakukan untuk mencegah ketoasidosis diabetikum dan menangani peningkatan kadar gula darah.

doktersehat-diabetes-gula-penyakit

  • Jika Anda memiliki diabetes tipe 1, Anda perlu memantau kadar gula darah sesuai instruksi dokter. Periksa kadar gula Anda lebih sering jika Anda merasa tidak enak badan, atau jika Anda sedang terkena infeksi, atau jika Anda baru saja terserang penyakit atau kecelakaan.
  • Dokter Anda dapat merekomendasikan obat insulin suntik kerja-singkat ketika terjadi peningkatan kadar gula darah secara moderat. Seharusnya pasien dengan diabetes diajari kapan harus menyuntikan insulin ekstra dan pemeriksaan keton urin serta kadar gula darah di rumah.
  • Waspada terhadap tanda infeksi dan jaga diri Anda untuk tetap tercukupi kebutuhan cairan dengan meminum cairan bebas gula sepanjang hari.

Bagaimana menangani KAD?

  • Terapi penggantian cairan dan pemberian insulin intravena (IV) merupakan penanganan utama dan penting untuk KAD. Penatalaksanaan ini dilakukan bersama-sama untuk menangani dehidrasi, mengurangi kadar asam di dalam darah, dan memberikan cadangan gula normal dan keseimbangan elektrolit. Cairan yang diberikan perlu dihitung secara bijak, jangan berlebihan atau merisikokan otak untuk mengalami pembengkakan otak (edema serebri). Potasium biasanya diberikan melalui cairan intravena untuk mengkoreksi kehilangan yang terjadi.
  • Insulin sebaiknya tidak ditunda dan perlu diberikan secara kontinyu melalui infus (bukan bolus, bolus suntikan yang diberikan secara cepat melalui selang infus) untuk menghentikan pembentukan keton dan menstabilkan fungsi jaringan dengan membawa kembali potasium ke dalam sel tubuh. Ketika kadar glukosa darah turun di bawah 300 mg/dl, glukosa dapat diberikan bersama dengan pemberian insulin untuk mencegah hipoglikemia (kondisi kurangnya kadar gula darah).
  • Orang yang didiagnosis dengan ketoasidosis diabetikum biasanya perlu rawat inap di rumah sakit dan kalau perlu dirawat di unit perawatan intensif (ICU).
  • Orang-orang dengan asidosis ringan dengan kehilangan cairan dan elektrolit, dan dapat meminum sejumlah cairan dan mengikuti instruksi medis dapat selamat dan melakukan pengobatan rawat jalan. Tindak lanjut perlu dilakukan oleh dokter. Individu dengan diabetes yang muntah perlu opnam untuk observasi dan penatalaksanaan yang tepat.