Pemutih Wajah Picu Kanker Hingga Kebutaan

DokterSehat.com – Paparan sinar matahari yang menyengat seringkali mengakibatkan warna kulit menjadi lebih gelap. Hal Inilah yang memicu banyak wanita, bahkan para pria berbondong-bondong memburu produk pemutih wajah guna menjaga kondisi kulit agar tetap putih.



Namun tahukah Anda bahwa penggunaan pemutih wajah yang sembarangan dapat memicu timbulnya kanker bahkan kebutaan?

Direktur pelaksana Public Health Ministry’s Institute of Dermatology, Dr Jinda Rojjanamethin memaparkankan bahwa cairan, kosmetik, pil yang dikatakan dapat memutihkan kulit pada umumnya mengandung AHA (Alpha Hydroxy Acid) dalam jumlah yang cukup tinggi. Padahal, takaran ideal jumlah AHA harusnya ditetapkan melalui kualifikasi dermatologis.

Seseorang yang mempergunakan produk pemutih wajah tanpa pengawasan dokter dapat mengalami pengelupasan kulit, sensasi terbakar, peradangan, sampai peningkatan level sensitif sinar matahari. Bahkan apabila dipakai dalam jangka panjang dapat memicu timbulnya kanker kulit sampai kebutaan, apabila dipergunakan terlalu dekat dengan area mata.

Lebih lanjut Dr Jinda Rojjanamethin menjelaskan bahwa orang yang berkeinginan untuk memutihkan kulit sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter kulit professional. Dokter kulit profesional akan memberikan resep salep atau lorion yang berlisensi kandungan AHA yang aman dan tidak membahayakan kulit.

Dokter kulit akan memberikan rekomendsai batas aman pemakaian krim pemutih sekaligus menentukan produk pemutih mana yang sesuai dengan karakter kulit masing-masing orang.

Pastikan bahwa produk pemutih yang Anda gunakan telah terdaftar dan mendapat ijin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).