5 Kondisi Kesehatan yang Meningkatkan Risiko Keguguran

doktersehat penyebab keguguran

DokterSehat.Com – Masalah kehamilan tidak hanya berkisar pada sering mual saat pagi, susah makan, janin tidak tumbuh dengan baik, dan kelahiran prematur. Lebih dari itu ada juga masalah kehamilan yang cukup rumit dan bisa menimpa siapa saja khususnya wanita yang hamil terlalu muda atau yang kandungannya tidak terlalu kuat. Masalah itu adalah keguguran yang sangat ditakuti wanita.

Keguguran biasanya terjadi saat kehamilan memasuki usia 12 minggu atau lebih dari itu. Kondisi ini akan membuat bayi tidak terselamatkan dan ada kemungkinan juga wanita mengalami perdarahan dan risiko kesehatan lainnya. Wanita yang mengalami keguguran. Juga tidak bisa hamil lagi atau minimal 2 bulan setelah tragedi baru bisa terjadi pembuahan lagi.

Keguguran pada wanita terjadi karena beberapa faktor di bawah ini.

  1. Kelainan pada rahim

Setelah terjadi pembuahan dan terbentuk janin yang kecil, mekanisme implan atau penempelan pada dinding rahim akan terjadi. Mekanisme penempelan rahim ini berjalan secara alami dan akan menjadi tempat menggantung bayi selama beberapa bulan sebelum akhirnya lahir setelah berusia 9 bulan lebih beberapa hari.

Implan pada dinding rahim biasanya berjalan dengan sendirinya. Namun, kalau rahim aga kelainan entah dari bentuk, permukaan, hingga kondisi lingkungan, janin akan susah sekali menempel. Akibat kondisi ini keguguran akan mudah sekali terjadi sehingga perlu perawatan atau penguatan janin agar kehamilan berjalan baik.

  1. Penyakit imunitas

Tubuh memiliki mekanisme pertahanan diri yang cuku kuat dan susah diprediksi. Apa saja yang masuk ke tubuh seperti sperma dan apa saja yang tumbuh secara abnormal akan dianggap sebagai pengganggu. Tubuh akan mengirim antibodi untuk menyerang agar sel lain tidak terkena dampaknya.

Penyakit imunitas ini tentu akan merugikan wanita yang sedang hamil. Janin yang menempel akhirnya tidak bisa bertahan karena terus diserang. Penyakit imunitas yang menyerang janin ini memang jarang terjadi, tapi bisa terjadi pada siapa saja. Saat ini belum ada teknik penyembuhan yang sesuai, dokter dan peneliti masih melakukan uji coba.

  1. PCOS

PCOS adalah kondisi meningkatnya kadar testosteron di dalam tubuh wanita. Peningkatan ini bisa berakibat pada menstruasi yang berjalan tidak normal dan sel telur keluar pada saat yang tidak tepat. Saat terjadi pembuahan, kondisi ini juga menekan terbentuk lapisan baru pada rahim sehingga janin susah sekali menempel dengan sempurna.

Kondisi PCOS dialami oleh banyak wanita di luaran sana. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena PCOS ini sudah bisa diatasi dengan baik dengan pemberian obat oral seperti medformin yang sudah teruji secara klinis menurunkan risiko keguguran pada wanita.

  1. Infeksi bakteri

Bakteri baik sebenarnya hidup di dalam sistem reproduksi pria dan wanita. Namun, ada beberapa bakteri yang bisa menyebabkan gangguan keguguran pada wanita. Bakteri itu adalah mycoplasma hominis dan ureaplasma urealyticum. Salah satu atau duet kari keduanya menyebabkan gangguan pada janin sehingga kemungkinan terjadi keguguran sangat besar.

Infeksi dua bakteri di atas mudah sekali diatasi dengan antibiotik. Konsultasikan dengan dokter terkait obat apa saja yang bisa digunakan.

  1. Gaya hidup

Hal terakhir yang sangat memengaruhi kondisi kesehatan dari janin yang ada pada rahim adalah gaya hidup. Wanita yang memiliki kelebihan berat badan hingga sering merokok rentan mengalami keguguran. Untuk mengatasi permasalahan ini wanita disarankan untuk melakukan gaya hidup sehat selama hamil dan selama proses perencanaan kehamilan.

Semoga setelah membaca beberapa poin di atas Anda jadi tahu banyak tentang masalah keguguran dan cara mengatasinya.