Pelihara Kucing Saat Hamil, Bahayakah?

DokterSehat.com – Jangan dekat-dekat kucing saat sedang hamil! Mungkin Anda kerap mendengar peringatan seperti itu. Mengapa demikian? Pada dasarnya kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang bisa meningkatkan risiko toksoplasmosis yang bisa mengganggu perkembangan kehamilan Anda.



Toksoplasmosis disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii yang umumnya bisa menyebabkan timbulnya gejala seperti demam, flu, radang tenggorokan, kelelahan, serta pembengkakan pada klenjar getah bening. Kebanyakan orang dewasa yang sudah terinfeksi tidak menyadarinya. Bila sebelum hamil Anda sudah terinfeksi toksoplasmosis mungkin Anda akan memiliki kekebalan yang lebih baik karena sistem tubuh Anda membentuk sistem imun untuk penyakit ini.

Parasit penyebab toksoplasmosis hidup di usus kucing dan dapat terbawa ke kotorannya. Jika Anda menyentuh kotorannya atau mengonsumsi makanan yang tercemar kotoran kucing tersebut melalui lalat maka bisa menyebabkan Anda terinfeksi toksoplasmosis. Kondisi ini dapat menyebabkan keguguran, kerusakan mata, otak, cacat bawaan, dan membahayakan perkembangan janin. Bagi Anda yang sedang hamil sebaiknya hindari kontak langsung dengan kucing dan jangan bersentuhan langsung dengan kotoran kucing.  Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan ibu dan janin selama kehamilan:

1. Bersihkan kandang kucing secara teratur. Gunakan masker dan sarung tangan serta jangan lupa cuci tangan dengan sabun setelah Anda membersihkan kaandang. Namun, lebih baik mintalah bantuan orang lain untuk membersihkan kandang, jangan bersihkan kandang sendiri.

2. Berikan kucing Anda makanan khusus kucing yang dikemas sehingga dapat mengurangi risiko toksoplasmosis. Jangan berikan kucing daging mentah atau tikus.

3.  Jauhkan kucing dari ruangan pribadi seperti kamar tidur, ruang kerja, atau ruangan keluarga.

4. Jangan memelihara kucing yang berasal dari kucing liar selama kehamilan karena Anda tidak pernah tahu risiko yang akan dikembangkan di tempat tinggal Anda.

Baca Juga:  Infeksi Virus Zika di Thailand Semakin Meluas Dengan Ditemukannya 33 Kasus Baru

5. Pastikan tangan Anda bersih sebelum makan atau menyentuh mulut dan hidung Anda.