PBB Menginginkan Dunia Terbebas dari HIV/AIDS Pada Tahun 2030

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit yang dikenal luas sangat mematikan di dunia ini adalah HIV/AIDS. Yang mengerikan adalah, penderita penyakit ini setiap tahunya bertambah dengan jumlah yang sangat signifikan, yakni rata-rata 2,1 juta orang di seluruh dunia. Menurut data dari badan kesehatan dunia WHO sendiri, penderita HIV/AIDS sendiri berjumlah 36,7 juta jiwa di seluruh dunia. Angka ini bahkan jauh lebih banyak dari jumlah penduduk dari beberapa negara. Dari jumlah yang sangat besar tersebut, setengah diantaranya diprediksi akan meninggal dunia karena infeksi penyakit ini sudah semakin parah di tubuh.

doktersehat-sakit-minum-obat

Yang mengerikan dari penyakit ini adalah, kecenderungan meningkatnya jumlah pasien dari HIV/AIDS  berasal dari kalangan anak muda, bahkan remaja. Data dari UNAIDS, badan kesehatan dunia PBB yang mengurusi penyakit mematikan ini bahkan melansir jika setidaknya ada 2.000 anak muda atau remaja yang menjadi penderita baru setiap harinya di seluruh dunia. Direktur Eksekutif UNAIDS bernama Michel Sidibe mengungkapkan jika AIDS kini telah menjadi penyebab kematian remaja paling banyak nomor dua di seluruh dunia.

Penyebab utama dari maraknya penularan penyakit HIV/AIDS adalah masih tingginya tingkat kehidupan seks bebas di kalangan remaja di negara barat dan sebagian negara Afrika. Untuk mengataasinya, Sidibe bahkan menekankan pentingnya pendidikan seksual yang aman dan pengetahuan tentang HIV/AIDS sejak dini. Meskipun bagi banyak orang tabu, dalam realitanya, pendidikan seks yang aman adalah salah satu cara paling efektif dalam menahan penularan infeksi penyakit ini. Mereka pun akan berpikir ulang untuk melakukan kehidupan seks yang beresiko.

Menurut Sidibe, Lagi, pemberian pendidikan seks yang aman sejak dini termasuk dalam revolusi pencegahan HIV/AIDS yang sudah lama direncakan oleh pakar kesehatan di seluruh dunia. WHO dan UNAIDS sendiri sudah mencanangkan 2030 sebagai batas waktu dimana HIV/AIDS bisa dienyahkan dari muka bumi ini dengan berbagai penanganan ini.