Payudara Terasa Nyeri? Lakukan Hal-Hal Berikut

DokterSehat.Com – Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Harris Poll yang dilakukan pada tahun 2015, 69 persen dari kaum hawa dengan rentang usia 25 hingga 45 akan merasakan nyeri pada payudaranya sebelum mengalami menstruasi. Hal ini berarti nyeri pada payudara sebelum menstruasi memang hal yang normal terjadi. Pakar kesehatan menyebutkan jika rasa nyeri ini disebabkan oleh adanya peningkatan hormon progesteron dalam tubuh wanita saat fase menstruasi tiba. Meskipun membuat badan terasa sangat tidak enak, kita bisa kok mengatasi rasa nyeri pada payudara dengan melakukan hal-hal berikut.

doktersehat-menstruasi-payudara-sakit-galaktorea

Mengompres Payudara
Hal pertama yang bisa kita lakukan saat payudara sangat terasa nyeri adalah mengompresnya. Kita bisa memakai kompres hangat ataupun kompres dingin dan rasa nyeri pada payudara akan segera mereda. Dokter kebidanan dari Northwestern University Feinberg School of Medicine, Amerika Serikat, brenama Lee Shulman jika trik sederhana ini akan cukup efektif mengatasi nyeri pada payudara sebelum fase menstruasi.

Memakai Minyak Primrose
Minyak ini memang belum banyak dikenal oleh masyarakat. Namun, kita bisa mendapatkannya di beberapa toko online. Minyak primrose ini bisa dioleskan pada payudara dan rasa nyeri pun akan segera mereda dengan signifikan.

Memperhatikan Penggunaan Bra
Payudara yang nyeri ditambah dengan penggunaan bra yang tidak sesuai dengan ukurannya akan membuat rasa nyeri menjadi semakin parah. Pastikan bahwa bra menopang payudara dengan pas sehingga rasa nyeri pun bisa berangsur menghilang.

Memperhatikan Pola Makan
Pakar kesehatan menyebutkan jika payudara terasa nyeri sebelum fase menstruasi tiba, maka ada baiknya kita mulai menurunkan asupan kafein dan juga makanan yang kaya lemak. Selain itu, cobalah untuk memperbanyak suplemen vitamin E yang secara efektif menurunkan rasa nyeri. Selain itu, cobalah untuk berhenti merokok karena kandungan rokok bisa memicu peradangan yang membuat rasa nyeri pada payudara semakin parah.