Pasukan Ungu Siap Membantu Para Penderita Demensia di Ibukota

DokterSehat.Com – Tanpa kita sadari, masalah penyakit demensia yang banyak menyerang para lansia sudah cukup banyak terjadi di tanah air. Padahal, penyakit ini bisa mempengaruhi kualitas hidup para lansia dengan signifikan. Melihat banyaknya kesulitan yang dihadapi oleh para penderita lansia ini, otoritas kesehatan Dinas Sosial dari ibukota Jakarta pun mulai membentuk pasukan ungu yang diharapkan mampu memberikan bantuan pada para lansia yang terkena demensia namun dalam kondisi yang terlantar.

doktersehat-orangtua

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta bernama Masrokhan, Jumat, 7 Oktober kemarin, menyebutkan jika banyak penderita lansia yang umumnya berusia lanjut terlantar di jalanan karena tidak tahu lagi apa yang harus mereka lakukan atau bahkan sekadar kembali ke tempat asalnya. Adanya pasukan ungu ini diharapkan bisa menjemput para penderita demensia ini untuk dipindahkan ke puskesmas atau panti-panti terdekat di Ibukota. Mereka pun akan mendapatkan pemeriksaan medis dan perawatan yang layak oleh para petugas kesehatan.

Para pasukan ungu ini adalah petugas yang mendapatkan pelatihan khusus yang memang ditujukan untuk membantu para lansia yang hilang atau tersesat. Adanya pasukan ini diharapkan mampu membuat orang-orang penderita demensia yang kehilangan arah merasa terbantu. Petugas bahkan sudah dilatih untuk tetap sabar dan sopan mengingat berhadapan dengan penderita demensia tentu akan sulit untuk dilakukan. Namun, dengan adanya pengetahuan yang cukup untuk mengenal gejala demensia layaknya gangguan daya ingat, masalah komunikasi, kesulitan mengambil keputusan, hingga perubahan suasana hati yang bisa sangat cepat terjadi, maka mereka pun akan dengan sigap membantu para penderita demensia ini.

Masrokhan menyebutkan jika kini ada ada 50 petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) yang merupakan bagian dari pasukan ungu bersama dengan 100 tenaga kesehatan dan dokter, serta 150 relawan dari ALZI, pemerhati Alzheimer di Indonesia. Dengan adanya pasukan ungu ini, diharapkan kita bisa mulai membantu penderita demensia dan Alzheimer di tanah air yang diyakini sudah mencapai 1,2 juta orang.