Parkinson, Penyakit Syaraf Yang Perlu Diketahui

DokterSehat.Com – Setiap orang pasti ingin memiliki masa tua yang bahagia dan tetap sehat, tidak ada yang ingin mengalami sakit parah dan tidak bisa melakukan apa-apa. Salah satu penyakit yang menyerang banyak orang tua adalah Parkinson.



Bahkan Parkinson tidak bisa disembuhkan, namun pengobatan yang tepat bisa memperlambat perkembangannya. Sebenarnya Parkinson bisa menyerang siapa saja, namun lebih umum menyerang orang dengan usia di atas 50 tahun.

Seperti dikutip dari www.everydayhealth.com, penyakit Parkinson adalah penyakit neurologis atau menyerang syaraf otak yang secara perlahan menghilangkan kemampuan penderita dalam melakukan beberapa hal menyangkut keseimbangan dan koordinasi seperti misalnya berjalan.

Pada orang yang terkena Parkinson, sel-sel syaraf otak bernama substantia nigra menjadi rusak atau mati. Sel-sel ini sangat penting karena mereka memproduksi senyawa kimia dopamine yang selain membuat suasana hati lebih baik, juga membantu mengontrol gerakan tubuh.

Penyebab parkonson atau sering pula disebut dengan istilah Parkinson’s Disease sampai saat ini belum diketahui secara pasti meskipun penelitian mengarah pada kombinasi faktor genetik dan lingkungan.

Perlu anda ketahui bahwa jauh di dalam otak ada sebuah daerah yang disebut ganglia basalis. Apabila otak memerintahkan suatu aktivitas (misalnya mengangkat lengan), maka dapat dipastikan sel-sel saraf di dalam ganglia basalis akan membantu menghaluskan gerakan tersebut dan mengatur perubahan sikap tubuh. Kemudian Ganglia basalis mengolah sinyal dan mengantarkan pesan ke talamus, yang bertugas menyampaikan informasi yang telah diolah kembali ke korteks serebri. Semua keseluruhan sinyal tersebut dapat diantarkan oleh bahan kimia neurotransmiter sebagai impuls listrik di sepanjang jalur saraf dan diantara saraf-saraf. Neurotransmiter yang utama pada ganglia basalis adalah dopamin.

Hal itulah yang mengalami kemunduran atau dengan kata lain pada penderita penyakit parkinson, sel-sel saraf pada ganglia basalis tersebut mengalami beberapa kemunduran sehingga pembentukan dopamin berkurang dan hubungan dengan sel saraf dan otot lainnya juga lebih sedikit.Salah satu penyebab dari kemunduran sel saraf dan berkurangnya dopamin biasanya tidak diketahui.Namun tetapi para ahli menyebutkan faktor genetik tidak memegang peran utama, meskipun penyakit ini cenderung diturunkan.

Baca Juga:  Orgasme Dan Kanker Payudara Pada Pria

Beberapa gejala yang umum timbul adalah :

  • Tremor dan Bradykinesia
    Ini adalah gejala yang paling umum terjadi. Tubuh Anda akan bergetar tanpa Anda sengaja dan sadari, hal ini bisa diikuti dengan gerakan yang lamban seperti orang tua. Hal ini terjadi pada bagian tangan, kaki, dan bahkan wajah.
  • Kaku atau kram
    Jika Anda merasa kebas pada awalnya, dan tidak bisa menggerakkan tubuh dengan bebas, atau kesulitan menggerakkan tangan atau kaki, Anda mungkin mengalami Parkinson. Gerakan Anda jadi terbatas, dan ketika menggerakkan tubuh, itu akan memakan waktu agak lama karena Anda kesulitan.
  • keseimbangan yang buruk
    Anda akan kesulitan berjalan pada awalnya, kemudian kesulitan menulis dengan tangan. Bahkan saat Parkinson berkembang, Anda kemungkinan akan kesulitan menelan dan mengunyah.  Anda menjadi berjalan lambat, bahkan sering terjatuh.

Tidak ada kecenderungan pria atau wanita, Parkinson bisa menyerang siapa saja. Meskipun memang riwayat Parkinson dalam keluarga memberikan risiko tinggi pada keturunan berikutnya, namun penyakit ini tidak selalu muncul karena faktor genetik.

Jadi, untuk mencegah hal ini terjadi, mulailah gaya hidup sehat dan olahraga teratur untuk mendapatkan tubuh yang sehat ya Ladies.